Probolinggo, Sabtu 10 Oktober 2026 | News Satu – Lahan jagung seluas satu hektare di Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, diproyeksikan menghasilkan 7–9 ton saat panen pada Desember 2026. Untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal, Bhabinkamtibmas setempat melakukan pemantauan sekaligus mendampingi petani dalam mendukung program ketahanan pangan.
Pemantauan dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebonsari Wetan, Briptu Aldian, di lahan milik Ibrahim yang berlokasi di Jalan Sunan Muria, Sabtu (10/10/2026). Lahan tersebut dikelola bersama Kelompok Tani Dewi Sri dengan menggunakan varietas jagung Jago.
Dalam kegiatan itu, Briptu Aldian memeriksa perkembangan tanaman dan berdialog dengan petani untuk mengetahui kondisi lahan serta kendala yang mungkin muncul selama proses perawatan.
Berdasarkan hasil pemantauan, jagung tersebut ditanam pada 25 September 2026 dan diperkirakan memasuki masa panen pada 10–20 Desember 2026. Estimasi hasil panen mencapai 7–9 ton, meski realisasinya tetap bergantung pada pertumbuhan tanaman dan kondisi selama masa budidaya.
Kapolsubsektor Kanigaran, Ipda Iwan Hardi, mengatakan pendampingan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, termasuk dalam mendukung kegiatan pertanian dan penguatan ketahanan pangan.
“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani. Kami berharap pengelolaan lahan dilakukan dengan baik sehingga hasil panen bisa optimal dan turut mendukung ketahanan pangan,” kata Iwan.
Selain memantau tanaman, petugas juga menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Petani serta warga sekitar diajak menjaga keamanan lingkungan pertanian dan memperkuat kerukunan antarwarga.
Iwan mengimbau masyarakat agar segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menghadapi kendala dalam pengelolaan lahan atau menemukan gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada kendala atau gangguan kamtibmas, silakan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya pendampingan masyarakat di sektor pertanian sekaligus menjaga situasi keamanan di wilayah Kebonsari Wetan. Dengan perawatan tanaman yang optimal dan dukungan terhadap petani, lahan jagung tersebut diharapkan dapat mencapai target produksi saat memasuki masa panen pada Desember mendatang. Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.







