oleh

Kapolda Jabar Ajak Masyarakat Perangi Terorisme

News Satu, Bandung, Rabu 23 Agustus 2017- Keberadaan aksi teror yang dilakukan oleh para terorisme sangat meresahkan masyarakat. Bahkan gerakan radikalisme, terorisme dan intoleransi sangat mengancam terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), oleh karena Kapolda Jawa Barat mengajak masyarakat untuk memerangi gerakan tersebut.

“Radikalisme, terorisme dan inteloransi, merupakan bahaya latin, yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga menjadi musuh bersama bangsa ini,” kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan, Bandung, Rabu (23/8/2017).

Bahkan saat ini, sambung orang nomor satu di jajaran Polda Jabar ini, pihaknya terus berkeliling untuk mengajak masyarakat Jawa Barat (Jabar) dalam memerangi aksi radikalisme, terorisme dan inteloransi.

“Saya harus turun sendiri ke seluruh daerah, untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat Jawa Barat, untuk memerangi ancaman radikalisme, terorisme, dan inteloransi,” ujarnya.

Ada beberapa aksi teror yang terjadi di tanah air ini, seperti aksi bom panci yang terjadi di Cicendo Bandung, dan Kampung Melayu Jakarta Timur, semua pelaku merupakan warga Jawa Barat, maka dari itu Jawa Barat dinyatakan sebagai kantong teroris.

“Untuk mengantisipasinya, kami (Polri, red) bersama unsur TNI dan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), telah mensinergikan dengan semua kekuatan yang ada,” pungkasnya. (RN1)

Komentar