BANYUASINHEADLINEHUKRIMKRIMINALNEWSREGIONALSUMATERA SELATAN

Penyelundupan Benih Lobster, Dua Tersangka Diamankan oleh Polda Sumsel

1579
×

Penyelundupan Benih Lobster, Dua Tersangka Diamankan oleh Polda Sumsel

Sebarkan artikel ini
Penyelundupan Benih Lobster, Dua Tersangka Diamankan oleh Polda Sumsel
Penyelundupan Benih Lobster, Dua Tersangka Diamankan oleh Polda Sumsel

News Satu, Sumsel, Selasa 21 Mei 2024- Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster (BBL) yang hendak dikeluarkan dari negeri melalui Kabupaten Banyuasin.

Operasi ini merupakan hasil dari kerja keras aparat penegak hukum yang didasarkan pada informasi dari masyarakat setempat.

AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., Kasubdit IV Tipidter, menjelaskan bahwa setelah menerima informasi dari masyarakat, tim segera bergerak cepat untuk menyelidiki lokasi yang menjadi jalur penyelundupan.

Dalam penggerebekan yang dilakukan di Jalan Tanjung Api-api, Desa Karang Anyar, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin, petugas berhasil mengamankan dua tersangka utama, Rofi Okta Saputra (22) dan Bangkit Okta Jaya (28).

“Dari tangan kedua tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 170 ribu ekor benih lobster yang terkemas dalam 16 box Styrofoam,” katanya, Selasa (21/5/2024).

Lanjut AKBP Bagus Suryo Wibowo, benih lobster ini diduga berasal dari provinsi Bengkulu dan diselundupkan menggunakan mobil carry pick up.

“Dengan nilai barang bukti yang mencapai belasan miliar rupiah, operasi ini berhasil menghindarkan kerugian besar bagi sumber daya alam Indonesia,” jelasnya.

AKBP Bagus Suryo Wibowo menegaskan bahwa kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mereka akan dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, terutama Pasal 88 jo Pasal 16 ayat (1) dan Pasal 92 jo Pasal 26 ayat (1).

“Kami juga mengambil langkah konservasi dengan melepaskan puluhan ribu benih lobster ke perairan Lampung, khususnya di kawasan Pantai Klara. Tindakan ini dilakukan untuk memastikan kelangsungan hidup dan kelestarian ekosistem laut,” pungkasnya.

Operasi ini menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam memerangi kejahatan lingkungan dan melindungi sumber daya alam Indonesia. Masyarakat dihimbau untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi kepada aparat penegak hukum guna menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. (Hasan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.