ASN Pamekasan Galang Donasi Untuk Aceh, Terkumpul Rp372 Juta

Pamekasan, Jumat 6 Februari 2026 | News Satu- Kepedulian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, terhadap korban banjir besar di Aceh diwujudkan melalui aksi donasi sukarela. Dari penggalangan dana yang dilakukan selama beberapa hari terakhir, total bantuan yang terkumpul mencapai Rp372.420.980.

Donasi tersebut dihimpun sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Aceh yang terdampak banjir hebat pada Januari lalu. Bencana itu dilaporkan menelan ratusan korban jiwa serta menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas umum dan permukiman warga.

Dana bantuan dari ASN Pamekasan selanjutnya disalurkan melalui Satgas Bencana Baitul Mal Aceh. Penyerahan donasi dilakukan secara resmi pada Jumat (30/1/26) dan dibuktikan dengan dokumen pengiriman yang disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Muhammad Dhofir, kepada Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman.

Penyampaian laporan tersebut dilakukan di sela rapat koordinasi rutin yang diikuti jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Donasi kami titipkan kepada Satgas Bencana Aceh sesuai hasil rapat koordinasi, agar dapat dimanfaatkan secara langsung untuk pemulihan pascabencana di Aceh,” ujar Muhammad Dhofir, Sabtu (7/2/2026).

Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban yang hingga kini masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Menurutnya, pemulihan Aceh pascabencana memerlukan biaya besar, baik untuk pemulihan fisik maupun pemulihan mental masyarakat terdampak. Oleh karena itu, solidaritas antardaerah dinilai menjadi kekuatan penting dalam menghadapi bencana nasional.

“Dibutuhkan dana yang sangat besar untuk memulihkan kondisi Aceh. Donasi yang terkumpul ini mudah-mudahan bisa membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” kata Kholilurrahman.

Ia menegaskan, penggalangan donasi di lingkungan ASN Pamekasan dilakukan secara sukarela, tanpa unsur paksaan. Aksi tersebut merupakan wujud empati dan kepedulian sosial ASN terhadap sesama warga bangsa.

Adapun khusus bagi pimpinan OPD, besaran donasi disesuaikan dengan tunjangan yang diterima pada Januari lalu. Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga prinsip keadilan dan kebersamaan dalam membantu korban bencana.

Pemkab Pamekasan berharap bantuan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan Aceh, sekaligus menjadi penguat semangat bagi para korban untuk bangkit dan kembali menata kehidupan mereka. (Yudi)