Hari Ibu 2025, Bunda PAUD Kota Probolinggo Tekankan Kesehatan Mental Pendidik Perempuan

Probolinggo, Minggu 28 Desember 2025 | News Satu- Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo menggelar Sosialisasi dan Senam Bersama bertema “Sehat Bugar bagi Wanita Cantik Paripurna”.

Kegiatan yang berlangsung di Stadion Bayuangga ini diikuti ratusan peserta yang didominasi guru PAUD dan TK se-Kota Probolinggo. Acara berlangsung semarak dengan senam bersama yang dipandu Sanggar Senam Elisabeth.

Kegiatan ini turut dihadiri Bunda PAUD Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin, Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Siti Romlah, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Probolinggo Tri Yuli Rey Suwigtyo, serta narasumber nasional Direktur SEAMOLEC, Dr. Cahya Kusuma Ratih.

Dalam sambutannya, dr. Evariani memberikan apresiasi tinggi kepada para pendidik perempuan yang dinilainya telah membuktikan ketangguhan peran perempuan sebagai ibu, pendidik, sekaligus pilar utama keluarga.

“Saya tidak ingin mengajari ibu-ibu apa yang harus diperbaiki. Justru saya ingin mengajak kita semua membuka kembali potensi yang selama ini sudah dijalani. Mari bersyukur, karena ibu-ibu telah berhasil menjalankan peran penting sebagai pilar keluarga,” ujar dr. Evariani, Minggu (28/12/2025).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang ibu dan pendidik dalam membimbing anak dari tidak mampu menjadi mampu merupakan indikator kesehatan mental dan emosional yang baik. Hal tersebut, menurutnya, sangat relevan bagi guru PAUD dan TK yang setiap hari mendampingi anak-anak usia dini dengan kesabaran dan empati tinggi.

“Sebagai pendidik, kita harus sehat secara mental dan emosional. Dan ibu-ibu semua sudah membuktikannya. Tepuk tangan untuk ibu-ibu hebat,” ucapnya, disambut antusias peserta.

Lebih lanjut, dr. Evariani mengajak para perempuan memaknai konsep wanita paripurna secara menyeluruh, yakni sehat fisik, kuat mental, matang secara emosional, percaya diri, serta memiliki kedalaman spiritual. Ia menekankan bahwa kepercayaan diri lahir dari pengetahuan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar sepanjang hayat.

“Perempuan memang identik dengan perasaan. Itu kodrat. Namun jangan sampai perasaan negatif mengalahkan kebahagiaan. Wanita paripurna adalah mereka yang mampu memberdayakan diri dan memberi dampak positif bagi keluarga dan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya merawat diri sebagai bentuk penghargaan terhadap peran perempuan.

“Kotanya bersolek, masa ibu-ibunya tidak? Perempuan adalah lambang keindahan. Ibu-ibu punya hak untuk sehat, percaya diri, dan tampil cantik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DWP Kota Probolinggo Tri Yuli Rey Suwigtyo menegaskan bahwa kecantikan sejati tidak hanya ditentukan oleh penampilan fisik, tetapi juga oleh kesehatan, sikap positif, dan rasa percaya diri.

Narasumber nasional Dr. Cahya Kusuma Ratih, Direktur SEAMOLEC, turut memberikan motivasi terkait peran strategis perempuan dalam dunia pendidikan serta pemanfaatan teknologi. Ia juga memperkenalkan kiprah SEAMOLEC sebagai pusat pendidikan regional Asia Tenggara yang dipimpin oleh perempuan.

Kegiatan ditutup dengan senam bersama penuh keceriaan, menjadi simbol bahwa perempuan yang sehat, bahagia, dan percaya diri merupakan fondasi penting dalam melahirkan generasi masa depan yang kuat. (Bambang)

Tinggalkan Balasan