Sumenep, Rabu 28 Januari 2026 | News Satu- Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, jajaran pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep melakukan silaturahim strategis dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di Rumah Dinas Bupati.
Pertemuan ini tidak sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi penegasan sikap JMSI Sumenep dalam menjaga marwah pers agar tetap independen, profesional, dan berintegritas di tengah derasnya arus informasi digital.
Ketua JMSI Sumenep, Supanji, menegaskan bahwa JMSI sebagai organisasi perusahaan pers memikul tanggung jawab besar dalam mendorong praktik jurnalistik yang beretika dan berkualitas. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap media hanya dapat dijaga melalui konsistensi profesionalisme dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.
“HPN 2026 menjadi momentum refleksi bagi insan pers daerah. JMSI berkomitmen memperkuat konsolidasi media agar pers tetap sehat, profesional, dan dipercaya publik,” tegas Supanji, Rabu (28/1/2026).
Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah penting, namun harus dibangun di atas prinsip independensi pers. Sinergi yang sehat, kata dia, justru akan memperkuat peran media sebagai penyampai informasi publik sekaligus kontrol sosial yang konstruktif.
“Kolaborasi iya, tapi independensi harga mati. Pers harus tetap berdiri di jalurnya sebagai pilar demokrasi,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH menyambut positif komitmen yang ditunjukkan JMSI Sumenep. Ia menilai, keberadaan organisasi perusahaan pers sangat strategis dalam menjaga kualitas dan profesionalisme media di daerah.
Bupati Fauzi menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan pers yang independen, objektif, dan berimbang sebagai mitra dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Kami butuh pers yang kritis, tapi faktual dan bertanggung jawab. Kritik yang sehat justru menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah,” kata Bupati Fauzi.
Fauzi juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan insan pers harus dilandasi saling menghormati peran dan fungsi masing-masing, tanpa intervensi terhadap independensi media.
Sebagai penutup, pertemuan tersebut diakhiri dengan penyerahan cenderamata dari JMSI Sumenep kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat pers yang profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik di Kabupaten Sumenep. (Robet)






