Sempat Gagal, Mahasiswa USG Asal Kota Probolinggo Justru Jadi Peraih Nilai Tertinggi

Probolinggo, Minggu 25 Januari 2026 | News Satu- Prestasi membanggakan ditorehkan Achmad Izzat Nadhif Billah, mahasiswa baru Universitas Sunan Gresik (USG). Pemuda asal Kota Probolinggo itu berhasil mencatatkan nilai tertinggi dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diikuti sekitar 3.000 peserta dari berbagai daerah.

Dalam proses seleksi tersebut, Nadhif Billah—yang akrab disapa Nabil—meraih skor 84 dari total 100 soal. Nilai itu menempatkannya sebagai peserta dengan perolehan tertinggi sekaligus mengantarkannya meraih beasiswa penuh dari Lion Air Group hingga lulus program Diploma IV (D4).

Beasiswa dengan total nilai mencapai Rp260 juta itu tidak hanya mencakup biaya pendidikan, tetapi juga fasilitas asrama, praktik kerja, hingga jaminan bergabung dan bekerja di Lion Air Group setelah menyelesaikan studi.

“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan nilai tertinggi. Apalagi di tes tahap pertama saya sempat dinyatakan tidak lolos. Tapi saya tetap berusaha dan belajar untuk membahagiakan orang tua,” ujar Nabil, lulusan SMA Negeri 1 Probolinggo kelahiran 22 Februari 2007, Minggu (25/1/2026).

Nabil merupakan putra dari pasangan Muhammad Arif Billah dan Diana Anggraeni, serta anak pertama dari tiga bersaudara. Ia mengungkapkan, keikutsertaannya dalam seleksi Universitas Sunan Gresik merupakan dorongan langsung dari kedua orang tuanya.

Pada seleksi tahap pertama, Nabil diantar langsung oleh ayahnya ke Gresik. Namun hasil yang diperoleh belum sesuai harapan. Kegagalan tersebut justru menjadi pemicu semangat untuk belajar lebih giat.

Berbeda dengan seleksi awal, pada tes tahap kedua Nabil memilih berangkat sendiri ke Gresik menggunakan bus umum. Keputusan itu diambil sebagai bentuk kemandirian sekaligus tekad untuk tidak merepotkan orang tua.

“Saat tes pertama saya diantar ayah tapi tidak lolos. Di tes kedua saya berangkat sendiri naik bus. Alhamdulillah, hasilnya justru lebih baik dan saya mendapat nilai tertinggi,” ungkapnya.

Terpisah, ayah Nabil, Muhammad Arif Billah, mengaku bangga atas capaian putra sulungnya tersebut. Meski menyebut anaknya dikenal pemalu dan santai di rumah, ia menilai prestasi itu menjadi anugerah sekaligus kebanggaan bagi keluarga.

“Di rumah dia terkesan santai dan pemalu, tapi Alhamdulillah bisa membanggakan orang tua. Semoga Allah SWT selalu menjaga dan melindungi perjalanan hidupnya,” ujar Arif Billah, yang juga menjabat sebagai Komite Audit Perumdam Bayuangga.

Berdasarkan data yang dihimpun, Universitas Sunan Gresik merupakan salah satu perguruan tinggi yang menjalin kerja sama strategis dengan Lion Air Group, khususnya untuk Program Studi Teknisi Perawatan Pesawat Udara (TPPU).

Program studi TPPU dikenal memiliki standar akademik tinggi dan tingkat seleksi ketat. Oleh karena itu, Lion Air Group memberikan beasiswa penuh bagi mahasiswa dengan nilai minimal 80, termasuk biaya pendidikan, asrama, praktik kerja, serta jaminan penempatan kerja setelah lulus.

Dalam skema perkuliahan, mahasiswa TPPU akan menjalani pendidikan selama satu tahun di Universitas Sunan Gresik. Selanjutnya, selama tiga tahun berikutnya, proses perkuliahan dan praktik laboratorium dilaksanakan di asrama serta fasilitas Lion Air Group di Tangerang. (Bambang)