oleh

Maju Jadi Caleg, ASN Harus Mundur

News Satu, Jakarta, Senin 9 Juli 2018- Saat ini pendaftaran Calon Anggota Legislatif (Caleg) di semua tingkatan periode 2019-2024 sudah mulai di buka Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak tangga 4 Juli 2018. Bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), Anggota TNI dan Polri Aktif yang ingin maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) harus memikirkan matang-matang.

Sesuai dengan Pasal 240 ayat (1) huruf k Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 mengenai Pemilu, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang memutuskan maju sebagai caleg harus mengundurkan diri.

“Pasal 240 ayat (1) huruf k Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 mengenai Pemilu, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang memutuskan maju sebagai caleg harus mengundurkan diri.  Begitu juga Anggota TNI dan Polri aktif, serta Aparatur Sipil Negara (ASN), mereka harus mundur jika maju jadi caleg,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar, Senin (9/7/2018).

Hal yang sama berlaku untuk Direksi, Komisaris hingga Karyawan pada Badan Usaha Milik negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.

“Aturan sebagaimana ASN maju jadi caleg, surat pengunduran diri jajaran pejabat BUMN/BUMD ini tidak dapat ditarik kembali,” tegas Bahtiar.

Ditambahkan Kapuspen Kemendagri, bahwa posisi ASN sesuai aturan adalah netral, karena itu ada keharusan mengundurkan diri jika memutuskan maju sebagai caleg. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.