275

Bulog Tarik MinyaKita Diduga Berbau Solar, Produk PT KMR Diuji Laboratorium

News Satu
Bulog Tarik MinyaKita Diduga Berbau Solar, Produk PT KMR Diuji Laboratorium
Bulog Tarik MinyaKita Diduga Berbau Solar, Produk PT KMR Diuji Laboratorium

Jakarta, Senin 29 Juni 2026 | News Satu- Perum Bulog mengambil langkah cepat dengan memerintahkan penarikan seluruh produk MinyaKita produksi PT Kusuma Mukti Remaja (PT KMR) yang diduga berbau solar dan telah beredar di sejumlah wilayah penerima bantuan pangan di Jawa Tengah.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai langkah perlindungan terhadap masyarakat menyusul munculnya laporan dugaan kualitas produk yang tidak sesuai standar.

Wilayah yang menjadi fokus penarikan meliputi Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri.

“Bulog tidak akan mentolerir produk yang tidak memenuhi standar mutu. Sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat, seluruh produk MinyaKita produksi PT KMR yang telah terdistribusi kami perintahkan untuk segera ditarik,” kata Rizal dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Bulog menegaskan dugaan bau solar pada produk MinyaKita masih akan dipastikan melalui pengujian laboratorium. Menurut Rizal, pemeriksaan ilmiah diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya sehingga langkah lanjutan dapat ditentukan berdasarkan hasil uji, bukan sekadar dugaan.

Hasil pengujian tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan tindak lanjut terhadap produk maupun proses distribusinya. Selain menarik produk dari peredaran, Bulog memastikan masyarakat yang telah menerima MinyaKita produksi PT KMR tidak akan dirugikan.

Perusahaan pelat merah tersebut menjamin seluruh produk yang ditarik akan diganti dengan MinyaKita yang memenuhi standar mutu dan keamanan pangan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan hak masyarakat sebagai penerima bantuan pangan tetap terpenuhi tanpa mengurangi kualitas produk yang diterima.

Bulog juga menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap seluruh rantai pasok komoditas pangan bersama mitra produsen. Pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap produk yang didistribusikan kepada masyarakat memenuhi standar keamanan, mutu, serta kelayakan konsumsi sesuai ketentuan yang berlaku.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program distribusi pangan pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Rizal usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke fasilitas produksi PT Kusuma Mukti Remaja (PT KMR). Peninjauan dilakukan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait dugaan bau solar pada produk MinyaKita yang beredar.

Dalam sidak tersebut, Bulog meninjau langsung proses produksi untuk memastikan tahapan pengolahan, standar higienitas, pengendalian mutu, hingga sistem keamanan pangan dijalankan sesuai prosedur.

Menurut Bulog, pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan seluruh produk MinyaKita yang dipasarkan memenuhi standar kualitas, aman digunakan, dan layak dikonsumsi masyarakat.

Hingga saat ini, Bulog masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab dugaan bau pada produk MinyaKita tersebut. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian ilmiah sekaligus menjadi dasar pengambilan keputusan lebih lanjut terhadap produk yang telah beredar. (Den)