oleh

Dinas PU Bina Marga Sumenep Siapkan Aspal Cold Mix Untuk Wilayah Kepulauan

News Satu, Sumenep, Selasa 18 April 2017- Untuk menciptakan infrastruktur jalan yang memadai di wilayah kepulauan Sumenep, Madura, Jawa Timur, Dinas PU Bina Marga setempat tahun ini menganggarkan pengaspalan jalan jenis cold mix di sejumlah kepulauan. Pengaspalan tersebut terutama diprioritaskan untuk jalan yang menjadi poros Kecamatan kepulauan.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sumenep, Edi Rasiadi, mengatakan, pengaspalan jalan jenis cold mix di wilayah kepulauan untuk sementara diprioritaskan di tiga tempat, yakni di kepulauan Kangean, kepulauan Ra’as dan kepulauan Sepudi. Sementara untuk kepulauan Masa Lembu dan Gili Genting akan dianggarkan selanjutnya.

“Tahun ini ada tiga kepulauan yang menjadi prioritas, yakni kepulauan Kangean, Ra’as dan Sepudi. Tiga kepulauan tersebut akan kita lakukan aspal cold mix,” kata kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sumenep, Edi Rasiadi, Selasa (18/4/2017).

Ia menerangkan, dari tiga kepulauan tersebut yang sudah terealisasi baru di kepulauan Kangean, yakni sekitar 4,5-5 kilometer. Sedangkan untuk kepulauan yang lain realisasinya masih menunggu proses lelang. Diperkirakan proses lelang tersebut selesai bulan depan.

“Kita bertahap. Untuk yang lain sekarang masih tahapan persiapan pelelangan,” tambah Edi.

Ia menambahkan, meski prioritas pengerjaan cold mix tertentu di tiga kepulauan, bukan berarti daerah yang lain tidak dilakukan pembangunan infrastruktur jalan. Hanya saja perbaikan jalan yang dilakukan hanya sebatas pengaspalan biasa. Sebab kondisi jalan yang ada masih sebatas makadam atau bahkan tanah.

“Kondisinya masih banyak yang makadam atau tanah, sehingga tidak bisa langsung dilakukan cold mix,” jelasnya.

Edi menjelaskan, anggaran infrastruktur jalan untuk wilayah kepulauan tahun ini sebesar 30 persen dari anggaran Rp 70 miliar yang ada. Anggaran tersebut disebar merata untuk setiap kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep. Ia merinci, anggaran yang tersedia untuk kepulauan Talango sebesar Rp 3,8 miliar, kepulauan Gayam sebanyak Rp 1,8 miliar, kepulauan Nonggunong sebesar Rp 1,2 miliar, kepulauan Ra’as sebanyak 1,4 miliar, kepulauan Arjasa sebesar Rp 3,1 miliar serta kepulauan Kangayan dan Sapeken masing-masing sebesar Rp 940 juta.

“Pada prinsipnya kita akan memperbaiki semua infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Sumenep secara bertahap. Sehingga diharapkan apa yang menjadi keluhan masyarakat tidak muncul lagi untuk tahun selanjutnya,” pungkasnya. (Ozi)

Komentar