News Satu, Trenggalek, Senin 1 Mei 2017- Tingginya intensitas air hujan, membuat Jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Kampak dengan Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim) ambrol. Akibatnya arus lalulintas penghubung antar kecamatan ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat (4), bahkan untuk kendaraan roda dua (2) yang melintas harus menggunakan sistem buka tutup.

“Kami harus memberlakukan sistem buka tutup untuk kendaraan roda dua, karena ambrolnya jalan penghubung antara Kecamatan Kampak dengan Watulimo ini selebar 2,5 meter. Jadi untuk kendaraan roda empat (4) tidak bisa melintas,” kata Camat Kampak, Hariadi, Senin (1/5/2017).

Berdasarkan pantaun dilokasi, akibatnya ambrolnya jalan tersebut, para pengendara harus rela antri 4 hingga 5 jam. Sebab petugas memberlakukan sistem buka tutup dan satu jalur saja yang digunakan agar kendaraan roda dua (2) bisa akan melintas.

“Jadi secara bergantian pengendara roda dua melintas, sedangkan untuk jalan alternatif jaraknya sangat jauh, yakni harus melewati Desa Sugihan,” ungkapnya.

Namun demikian, ambrolnya jalan penghubung antara Kecamatan Kampak dengan Watulimo ini sudah dilaporkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, dan kebetulan pada tahun 2017 ini masuk dalam anggaran.

“Tahun 2017 ini, jalan yang ambrol tersebut masuk dalam prencanaan anggaran tahun 2017. Jadi secepatnya bisa langsung diperbaiki oleh Pemerintah Daerah,” pungkasnya. (N13)

Komentar