oleh

Marak Kasus Mesum dan Narkoba, Mahasiswa Datangi Kantor Bupati Sumenep

News Satu, Sumenep, Senin 12 Juni 2017- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi HMI Cabang Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendatangi kantor Bupati setempat, Senin (12/6/2017). Mereka melakukan audiensi terkait maraknya kasus mesum dan narkoba yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Urip Prayitno, salah satu mahasiswa, mengatakan, maraknya kasus asusila tersebut tidak dibarengi dengan sikap Pemkab yang maksimal, bahkan terkesan setengah hati untuk mencegah kasus tersebut terus terjadi.

“Semakin hari semakin banyak kasus mesum yang terjadi. Sikap pemerintah terkesan kurang maksimal,” kata Urip Prayitno, salah satu mahasiswa, Senin (12/6/2017).

Menurutnya, berdasarkan hasil kajian yang dilakukan, kasus-kasus mesum seringkali terjadi di tempat-tempat kos. Selain itu, kos-kosan juga seringkali dijadikan tempat untuk pesta miras dan Narkoba.

“Pemkab harus membuat Perda yang mengatur tentang penyelenggaraan kos-kosan. Proses perizinannya juga harus diperbaiki,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa di Sumenep ini menambahkan, langkah-langkah strategis harus segera di ambil oleh Bupati sebagai pemangku kebijakan. Sehingga, kasus yang mencemarkan nama baik Sumenep itu tidak terus terjadi.

“Berdasarkan data yang kami himpun, pada tahun 2016-2017 ini tercatat ada 46 kasus mesum yang dimuat di media,” imbuhnya.

Sementara, Bupati Sumenep, A Busyro Karim, tidak bisa dikonfirmasi. Sebab, setelah menemui mahasiswa, Bupati dua periode ini langsung masuk ke ruang kerjanya. (Ozi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.