oleh

Menteri BUMN; Perusahaan Garam Industri Akan Berdiri di Sumenep

News Satu, Sumenep, Selasa 6 Juni 2017- Setelah melakukan pemantauan ke sejumlah lahan produksi garam di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim), Menteri BUMN, Rini Soemarno,  memutuskan untuk membangun pabrik garam industri di Sumenep, Selasa (6/6/2017).

Menurut Menteri kelahiran Maryland, Amerika, ini, luasnya lahan garam di Kabupaten ujung timur Madura harus dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mendongkrak garam industri nasional.

“Saya melihat lahan garam di Sumenep sangat luas. InsyaAllah kita akan membangun pabrik garam industri disini,” kata menteri BUMN, Rini Soemarno, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep, Selasa (6/6/2017).

Rini mengungkapkan, pembangunan pabrik garam industri ini diharapkan dapat semakin mensejahterakan para petani garam khususnya petani garam lokal. Selain itu, adanya pabrik garam industri tersebut dimaksudkan untuk menekan impor garam industri. Pasalnya, hingga saat ini, pemerintah masih menerapkan kebijakan impor untuk memenuhi kebutuhan garam industri nasional.

“Kemampuan PN Garam sudah kita tingkatkan. Saya juga sudah melakukan komunikasi dengan Dirut Pertamina agar dibangun pabrik garam industri di Sumenep,” ujar Menteri Kabinet Kerja ini.

Ia menargetkan, pembangunan pabrik garam tersebut selesai pada bulan Agustus 2018. Yakni berbarengan dengan pindahnya kantor PT Garam ke Sumenep. Namun, pihaknya tidak memberikan keterangan lebih lanjut terkait lokasi dimana pabrik tersebut akan didirikan.

“Kita sudah memutuskan kantor PT Garam akan pindah ke Sumenep pada bulan Agustus. InsyaAllah ketika pindah, pabrik garam industri juga sudah selesai dibangun. Saya berharap Bupati mendukung dengan mempercepat proses perizinan,” harap Rini Soemarno.

Sementara, Bupati Sumenep, A Busyro Karim, mengaku sangat mengapresiasi keinginan pemerintah untuk membangun pabrik garam industri di Sumenep. Ia mengaku akan mendukung pendirian pabrik tersebut termasuk dalam mempercepat proses perizinan sebab akan bermanfaat kepada petani garam lokal. Apalagi kantor PT Garam akan pindah ke Kalianget sehingga akan menyumbang ke PAD.

“Tentu akan kita dukung. Apalagi dengan pindahnya kantor PT Garam ke Kalianget akan menyumbang pada pendapatan asli daerah,” ungkapnya. (Ozi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.