News Satu, Sumenep, Jumat 2 Juni 2017- Ratusan Desa di Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim), tidak bisa mencairkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017. Sebab untuk bisa mencairkan ADD dan DD, pemerintah Desa harus terlebih dahulu menyelesaikan penyusunan APBDes, namun ternyata ada 138 Desa yang hingga saat ini masih belum merampungkan.

“APBDes merupakan persyaratan mutlak untu bisa mencairkan ADD dan DD. Hingga saat ini hanya 192 Desa yang telah merampungkan APBDes, sedangkan 138 Desa masih belum selesai penyusunan APBDes-nya,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Ahmad Masuni, Jumat (2/6/2017).

Ia menerangkan, pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) pada tahap pertama, untuk Kabupaten Sumenep sebesar Rp 74 miliar. Namun dari jumlah dana tersebut, baru Rp 43 miliar yang dicairkan. Sedangkan untuk Dana Desa (DD), pada tahap pertama sebesar Rp 163 miliar. Sedangkan yang sudah dicairkan baru sebesar Rp 46 miliar.

“Jadi untuk ADD sekitar 58 persen yang sudah dicairkan, atau sebanyak 192 desa. Sedangkan untuk DD sekitar 28 persen, atau sebanyak 91 Desa, yang sudah mencairkan,” ujarnya. (Zal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.