oleh

Simpan Ganja, Sopir Travel Ditangkap Satreskoba Polres Banyuwangi

News Satu, Banyuwangi, Selasa 4 April 2017- Gusrul Karim (32), warga Desa/Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur ditangkap Satreskoba Polres setempat, karena kedapatan menyimpan satu paket ganja. Tertangkap Gusrul Karim yang berprofesi sebagai sopir travel ini bermula saat mobilnya terlibat kecelakaan dengan sepeda motor.

Pada saat itu, Mobil toyota rush bernompol P 1975 VA yang dikemudikan Gusrul Karim, menabrak sepeda motor di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Melihat terjadinya kecelakaan tersebut warga bersama pegawai PT Indosemen langsung mendatangi tempat kejadian dan berusaha menolong.

Di saat yang bersamaan Gusrul Karim membuang bungkusan kecil di rerumputan yang tidak lain adalah sebuah paket ganja, akan tetapi aksinya tersebut diketahui oleh salah seorang Pegawai PT Indosemen, curiga dengan hal itu Pegawai PT Indosemen melaporkan ke Polsek Kalipuro.

Kapolsek Kalipuro, AKP Supriyadi bersama anggota kemudian berupaya melakukan penelusuran ke tempat tinggal Gusrul di wilayah Licin. Namun langkah petugas juga tidak membuahkan hasil, karena Gusrul tidak berada di rumah. Akan tetapi tidak lama kemudian pelaku kembali ke lokasi kejadian dengan secara diam-diam untuk mengambil kembali satu paket ganja kering yang sempat dibuang.

“Oleh satpam PT Indosemen dihentikan sejenak. Sambil mengajak ngobrol petugas keamanan memberitahu aparat kepolisian melalui telepon seluler. Akhirnya Gusrul berhasil kita amankan,” terangnya.

Ia mengatakan, dua paket ganja kering siap hisap dibeli seharga Rp 200 ribu, dan satu paket sudah habis saat dipakai dalam perjalanan Denpasar – Banyuwangi. Sedangkan satu paket lagi dibuang di tepi jalan.

“Kecelakaan terjadi karena pelaku mengkonsumsi ganja. Dia mengaku mengantuk setelah menghisap daun yang dibeli dari Denpasar itu,” ujarnya.

Dari penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan seluruh barang bukti, diantaranya mobil, ganja, dan HP merek Citycall.

“Kasus ini sudah ditangani oleh Satnarkoba Polres Banyuwangi, karena masuk kategori narkotika golongan satu,” pungkasnya. (N11)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.