News Satu, Sumenep, Rabu 14 Juni 2017- Para sopir angkutan umum yang beroperasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim), jalani tes urine di terminal Arya Wiraraja setempat, Rabu (14/6/2017). Tes urine tersebut berlaku bagi sopir angkutan kota dalam provinsi (AKDP) maupun angkutan kota antar provinsi (AKAP).

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep, Bambang Sutrisno, mengatakan, tes urine yang dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian ini bertujuan untuk mengecek dan memastikan para sopir angkutan yang beroperasi di Sumenep terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Kita lakukan tes urine kepada sopir angkutan untuk mengecek penggunaan narkoba,” katanya, Rabu (14/6/2017).

Ia menjelaskan, tes berguna untuk mendukung keselamatan para penumpang khususnya warga Sumenep yang akan melakukan mudik ataupun balik pada saat lebaran nanti. Sehingga kecelakaan lalu lintas dapat diantisipasi sejak dini.

“Semua kita lakukan tes urine, baik sopir maupun kondektur,” jelasnya.

Berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan, tidak ditemukan sopir angkutan yang positif menggunakan narkotika. Hal itu sama seperti hasil tes urine yang dilakukan tahun lalu semuanya negatif.

“Meski tidak semuanya selesai melakukan tes urine, namun sejauh ini hasilnya negatif,” ungkap Bambang.

Ia menambahkan, jika nanti ditemukan ada sopir angkutan yang terbukti positif menggunakan narkoba, pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada instansi terkait agar tidak diberangkatkan. Sebab, kebijakan untuk melarang keberangkatan angkutan merupakan kebijakan Dinas Perhubungan.

“Pasti kita tindak lanjuti dengan mengeluarkan surat rekomendasi ke Dinas Perhubungan. Selain itu kita juga akan mengusut dari mana ia mendapatkan narkoba,” pungkasnya. (Ozi)

Komentar