oleh

Yahya Zaini; Anggota DPRD Golkar Harus Jadi Penyuara Aspirasi Rakyat

News Satu, Batu, Selasa 2 Mei 2017- Kader Partai Golongan Karya (Golkar) Se-Jawa Timur (Jatim) harus menjadi penyuara aspirasi dan kepentingan masyarakat. Hal itu disampaikan oleh Ketua Korwil Jawa Timur DPP Golkar, Yahya Zaini saat mengisi Bimbingan Teknis (Bimtek) di Batu, Jawa Timur.

“Aspirasi dan kepentingan rakyat harus dirumuskan dalam bentuk peraturan daerah dan APBD serta pengawasan kepada pemda,” katanya di depan peserta Bimtek Anggota FPG DPRD Propinsi Jawa Timur dan Kabupaten/Kota se- Jatim di Hotel Orchid Batu, Selasa (2/5/2017).

Oleh karena itu, Yahya menekankan agar kader-kader Golkar dapat menjadi politisi yang profesional. Politik itu adalah sebuah panggilan yang harus ditekuni dengan sepenuh hati untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, termasuk kemajuan daerah. Selain itu Legislasi Golkar, harus menjaga kebinnekaan dan persatuan dalam penyusunan perda.

“Tidak boleh terdengar lagi ada perda yang bertentangan dengan prinsip-prinsip kebangsaan dan peraturan per UU yang lebih tinggi,” tandasnya.

Menyinggung soal politik anggaran Golkar, Yahya yang juga Ketua Bidang Hubungan Legislatif dan Eksekutif DPP Golkar menegaskan bahwa APDB harus dijadikan instrumen peningkatan kesejahteraan rakyat dengan indikator; harus dapat mengurangi kemiskinan, mengatasi pengangguran dan kesenjangan serta meningkatkan indeks pembangunan manusia.

“Kalau APBD tidak mencerminkan indikator tersebut, maka dapat dikatakan gagal sebagai uapaya mensejahterakan rakyat.

Ia berharap Bimtek ini harus dioptimalkan sarana untuk memperkuat visi Golkar dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.Sedangkan terkait dengan Pilkada 2018, para kader Golkar Jawa Timur harus mempersiapkan diri. Sebab, di Jawa Timur ada 18 Pilkada Kabupaten-Kota dan Pilgub Jatim.

“Jawa Timur adalah basis nahdiyin sehingga layak kalau yang pimpin Jawa Timur juga dari kalangan nahdiyin. Ia berharap target pilkada 2018 sebesar 60 persen bisa terwujud di Jawa Timur,” pungkasnya. (Imam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.