oleh

Warga Sampang Keluhkan Kenaikan TDL

News Satu, Sampang, Kamis 15 Juni 2017- Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) mengalami kenaikan, yakni untuk tarif listrik 900 VA nonsubsidi hingga Mei 2017 sebesar Rp1.352 per kilo Watt hour (kWh) sementara untuk yang disubsidi sebesar Rp605 per kWh. Kenaikan tersebut dikeluhkan oleh para pelanggan di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur (Jatim).

“Hampir setiap hari saya menerima keluhan dari para pelanggan terkait dengan kenaikan tarif listri untuk daya 900 Volt Ampere (VA),” kata Manajer Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Sampang Jawa Timur Umar Solihin, Kamis (15/6/2017).

Namun demikian, lanjut Umar Solihin, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa, karena yang menentukan tarif listrik itu adalah pemerintah pusat, sedangkan yang bisa menentukan masuk kategori miskin atau mampu, itu merupakan kewenangan pemerintah daerah setempat yang dibentuk oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) jadi PLN hanya pelaksana regulasi.

“Saya tidak bisa berbuta apa-apa terkait keluhan para pelanggan tersebut, sebab yang menentukan kenaikan tarif listrik adalah pemerintah pusat, dan yang menentukan masuk kategori miskin atau kurang mampu adalah pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menerangkan, bagi para pelanggan yang dikenakan tarif tanpa subsidi sejak Januari 2017 masuk dalam ketegori rumah tangga mampu, sedangkan masyarakat miskin tetap bisa menikmati subsidi listrik. Karena pemerintah tidak mencabut subsidi listrik, namun yang dilakukan adalah menyalurkan subsidi listrik yang tepat sasaran.

“Oleh karena itu gunakanlah listrik sehemat mungkin, karena saat ini biayanya mahal,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang ada, jumlah warga miskin yang masih bisa menikmati subsidi listrik untuk daya 900 VA di wilayah kerja PLN Rayon Sampang sebanyak 3.600 pelanggan baik yang prabayar maupun pasca bayar.

“para pelanggan tersebut tersebar di delapan (8) kecamatan yakni di Kecamatan Karang Penang, Omben, Kedungdung, Kota, Camplong, Tambelangan, Torjun, dan Jrengik,” imbuhnya. (Mad)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.