oleh

Bawa Sajam, Belasan Warga Mataram Diamankan Polisi

News Satu, Mataram, Kami 31 Agustus 2017- Polres Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengamankan belasan warga yang mengatasnamakan Laskar Sasak, karena membawa senjata tajam saat mendatangi kantor SMS Finance Cakranegara.

Penangkapan terhadap 13 orang bermula pada saat mereka melakukan pengancaman (Persekusi) terhadap orang-orang yang bekerja di kantor SMS Finance Cakranegara. Dalam aksinya belasan orang yang mengatasnamakan Laskar Sasak, melakukan pengancaman  dengan disertai membawa  senjata tajam dan barang yang menyerupai senjata api jenis glok/laras pendek (air gun).

Kedatangan mereka ini, bertujuan mengambil  paksa  unit  kendaraan roda 4 yang berada ditangan SMS Finance. Bahkan diantara pelaku ada yang memprovokasi dengan kalimat “bakar-bakar, segel-segel, dan las-las”.

Dengan dibantu anggota dari Polres Mataram, Polsek Cakranegara langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian ada belasan orang yang diamankan ke Polsek Cakranegara untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kami langsung amankan 13 orang untuk diperiksa terkait dengan kejadian ini,” kata Kapolsek Cakranegara Kompol Haris Dinzah, Kamis (31/8/2017).

Ke 13  orang yang diamankan identitasnya, Lalu Games, Jalaludin, Alwan, Zaril Samudra, Amaq Boby, Ibrahim Sakam, Muksin, Sudir, Dedi Irawan, Mune, Arif, Herman dan H. Abdullah Lc. Mereka diamanakan karena diduga melakukan pengancaman terhadap para karyawan SMS Finance dengan menggunakan senjata tajam dan  barang yang menyerupai senjata api laras pendek.

“Saat ini kami masih menyelidiki mereka yang mengatasnamakan Laskar Sasak, sebab Ormas mereka belum memiliki Izin Badan Hukum sebagai ormas dari Kementerian hukum dan HAM,” ungkapnya.

Adapun barang bukti (BB) yang diamankan petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Cakranegara berupa tiga (3) buah senjata tajam jenis parang dan golok,  satu (1) buah  barang yang menyerupai senjata api jenis glock (air gun), dan 10 butir peluru gotri jenis besi.

“Kami juga mengamankan beberapa barang bukti (BB) dari kejadian tersebut, dan saat ini mereka masih diperiksa tim penyidik,” pungkasnya. (RN1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.