oleh

Dilecehkan, Artis Cantik Asal Pamekasan Ini Tetap Tegar

News Satu, Pamekasan, Sabtu 30 September 2017- Salah satu artis cantik yang sedang naik daun, Winda Nifera asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur (Jatim). Merasa terpukul dan hanya mampu mengelus dada saat mengetahui ada salah satu komunitas joget yang mengatasnamakan (Tahanan 14) menjelekkan nama baiknya.

Diceritakan Winda kepada awak media Newssatu.com bahwa dirinya merasa sangat dirugikan lantaran nama baiknya harus tercoreng di salah satu kaos komunitas joget Tahanan 14 yang bertuliskan “No Winda, Yes Nabila”

“Kenapa bawa nama saya, itu merupakan suatu pelecehan,” tutur Winda saat dikonfirmasi melalui media social (WhatsApp), Sabtu (30/09/2017).

Namun atas kepiawaiannya dalam berkarier sebagai seorang figur panggung, Winda Nefira enggan merespon akan hal tersebut dan menganggap suatu hal yang lucu.

“Kalau saya sih tidak mau memperpanjang, lebih baik tutup mata dan telinga karena itu sesuatu yang lucu dan akhirnya hanya akan mempermalukan komunitas joget Tahanan 14 itu sendiri,” ungkapnya.

Ketika semakin banyak orang menghina nama baik dan mengkerdilkan saya, Lanjut Winda. Maka, saya yakin Tuhan pasti menjawab itu semua dengan keadilan.

“Semakin mereka menghina saya, yakinlah bahwa kesuksesan akan segera menghampiri pribadi yang sabar dan tabah. Karena Allah maha adil dan dibalik itu semua pasti ada hikmah tersendiri, semoga saya menjadi pribadi tabah dan sabar yang tiada batasnya dalam menghadapi suatu permasalahan,” imbuhnya.

Seraya berpesan, Winda meminta untuk para fansnya agar tidak menanggapi dan mengambil jalan untuk mengabaikan saja.

“Tidak usah di hiraukan, lebih baik di abaikan saja karena aku rasa itu tidak penting dan tidak memalukan buat diri saya. Untuk para Sahabat Winda Lovers (SWL) mari tetap dalam pendirian & prinsip awal karena kita mempunyai tujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan merajut tali persahabatan serta menciptakan perdamaian. No Anarkis, Yes Banyak Sahabat,” tutupnya. (Ipul).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.