Bupati Pamekasan Bangga, Persepam Kian Dekat Menuju Liga 3

Pamekasan, Minggu 25 Januari 2026 | News Satu- Tim kebanggaan masyarakat Pamekasan, Persepam, pulang dengan kepala tegak usai menuntaskan perjuangan di Liga 4 Indonesia Zona Jawa Timur. Klub berjuluk Laskar Ronggosukowati itu berhasil menembus babak 8 besar dan membuka peluang promosi ke Liga 3 Indonesia setelah finis sebagai runner up Grup JJ dalam laga yang digelar di Pasuruan.

Capaian tersebut disambut penuh kebanggaan oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut langsung rombongan pemain dan ofisial Persepam di Pendopo Ronggosukowati, Sabtu siang.

Tak hanya itu, euforia juga terasa di sepanjang jalan protokol Kota Pamekasan. Ratusan suporter Laskar Ronggosukowati, pelajar, dan masyarakat umum tumpah ruah menyambut konvoi Persepam yang melintas dengan penuh semangat dan kebanggaan.

Manajer Persepam, Abd. Razak, menyebut momen penyambutan tersebut sebagai bentuk apresiasi luar biasa atas perjuangan tim. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan, baik moril maupun materil.

“Ini momen yang luar biasa. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, para suporter, dan seluruh elemen masyarakat. Termasuk Mukti Ali, pemilik Bus Wisata Mandala, yang membantu transportasi tim selama laga 16 besar di Pasuruan,” ujar Abd. Razak, Minggu (25/1/2026).

Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengaku bangga atas prestasi yang kembali ditorehkan Persepam. Ia mengenang masa kepemimpinannya pada periode pertama, saat Persepam pernah menembus kasta tertinggi sepak bola nasional.

“Pada periode pertama saya berada di pendopo ini, kami berhasil mengawal Persepam hingga masuk ISL. Saat itu namanya berubah menjadi Persepam Madura United,” ungkapnya.

Melihat semangat dan capaian saat ini, Kholilurrahman berharap Persepam mampu kembali membangun kejayaan dan suatu hari menembus level tertinggi sepak bola Indonesia, yakni Liga 1.

“Sekarang semangat itu harus kita bangun lagi. Bagaimana persiapan ke depan agar Persepam bisa menembus strata teratas, Liga 1,” tegasnya.

Ia juga menilai keberhasilan Persepam patut disyukuri karena tidak membebani keuangan daerah. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kreativitas dan manajemen tim yang solid dalam mengelola sumber daya.

“Alhamdulillah, dari awal sampai sekarang Persepam tidak pernah mengganggu kami dalam hal dana. Saya sendiri tidak tahu persis sumbernya dari mana, tapi manajemennya luar biasa,” ujarnya.

Ke depan, Bupati mendorong adanya terobosan dalam penggalangan dana dengan melibatkan partisipasi pengusaha lokal. Menurutnya, sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi memiliki nilai filosofis penting bagi pembangunan karakter masyarakat.

“Sepak bola membangun sportivitas, semangat kebersamaan, dan kerja sama yang baik,” tandas KH. Kholilurrahman. (Yudi)