Pamekasan, Jumat 26 Juni 2026 | News Satu- Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, turun langsung memimpin aksi bersih-bersih sampah bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan eks Stasiun PJKA, Jalan Trunojoyo, Jumat (26/6/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menghidupkan kembali budaya gotong royong sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di tengah keterbatasan anggaran.
Kegiatan Jumat Bersih itu dilakukan dengan membersihkan tumpukan sampah dan merapikan semak belukar (rabas-rabas) di sejumlah titik. Program tersebut dilaksanakan secara rutin setiap pekan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Bupati Kholilurrahman mengatakan, gerakan kebersihan tersebut sejalan dengan upaya mendukung program nasional dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri.
“Kegiatan Jumat Bersih ini bertujuan menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Ini juga menjadi perhatian Presiden dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dan asri,” ujar Kholilurrahman.
Menurutnya, aksi bersih-bersih tidak hanya berorientasi pada penataan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana membangun kembali semangat gotong royong yang dinilai mulai memudar di tengah kehidupan masyarakat.
Untuk itu, Pemkab Pamekasan menggandeng berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga pengurus RT/RW agar budaya kebersamaan kembali tumbuh.
“Dulu gotong royong menjadi budaya masyarakat. Sekarang mulai bergeser karena sikap individualistis semakin menonjol. Melalui kegiatan ini kami ingin membangkitkan kembali semangat kebersamaan tersebut, dan hari ini antusiasmenya terlihat hingga tingkat RT dan RW,” katanya.
Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan itu menambahkan, keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah tidak boleh menghambat upaya menjaga fasilitas publik dan infrastruktur agar tetap bersih, terawat, dan layak dimanfaatkan masyarakat.
“Dalam kondisi anggaran yang terbatas, kita memperkuat hal-hal yang bisa dilakukan bersama. Dengan begitu keseimbangan pembangunan tetap terjaga, sehingga Pamekasan tetap bersih, nyaman, dan terus berkembang,” pungkasnya. (Yudi)






