Pamekasan, Rabu 11 Februari 2026 | News Satu- Semangat gotong royong warga Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, dalam memperbaiki jalan rusak secara swadaya menuai apresiasi langsung dari Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman. Bupati bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung meninjau lokasi perbaikan jalan di Desa Pasanggar.
Jalan yang diperbaiki warga tersebut memiliki panjang sekitar 10 kilometer dan merupakan akses vital penghubung Desa Pasanggar dengan Desa Ambender. Selama ini, kondisi jalan yang rusak kerap menyulitkan mobilitas warga serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Menanggapi inisiatif kolektif warga, Bupati KH Kholilurrahman tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga turut membantu secara pribadi di sejumlah titik perbaikan jalan poros kecamatan tersebut. Bantuan tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur desa yang dilakukan secara mandiri dan kolaboratif.
“Saya bersyukur masyarakat ikut andil dalam pembangunan Pamekasan. Swadaya yang masif ini menunjukkan kesadaran dan kepedulian masyarakat mulai tumbuh,” ujar Bupati Pamekasan, Rabu (11/2/2026).
Bupati Kholilurrahman mengakui, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan serius dalam memenuhi seluruh kebutuhan infrastruktur di Pamekasan. Dengan luas wilayah dan banyaknya titik jalan rusak, pemerintah daerah belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan secara menyeluruh.
“Untuk saat ini, anggaran Pemkab belum bisa meng-cover 100 persen kebutuhan perbaikan jalan. Kami hanya bisa membantu sebatas kemampuan, termasuk melalui dana pribadi dan dukungan alat berat berupa silinder,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, termasuk dukungan teknis dari dinas terkait, menjadi solusi realistis di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Sementara itu, Kepala Desa Pasanggar, Moh. Romli, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kehadiran langsung Bupati di tengah masyarakat.
“Kami merasa seperti memiliki orang tua yang peduli. Terima kasih kepada Bupati yang sudah datang langsung melihat kondisi di lapangan dan mendukung perjuangan warga,” ungkapnya.
Ia menambahkan, perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 10 kilometer tersebut sepenuhnya dilakukan secara swadaya dan gotong royong oleh warga Desa Pasanggar, demi kelancaran akses dan keselamatan bersama. (Yudi)











