Pamekasan, Rabu 25 Februari 2026 | News Satu- Safari Ramadan 2026 Pemerintah Kabupaten Pamekasan resmi dimulai dari wilayah Pantura, Selasa sore. Pendopo Kecamatan Pasean menjadi titik awal anjangsana yang dihadiri jajaran Forkopimda, DPRD, kepala OPD, tokoh ulama, serta ratusan masyarakat dan anak yatim.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan yang mengusung konsep silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi tersebut. Bupati Pamekasan, Kholilurrahman menegaskan, pemilihan wilayah utara sebagai lokasi awal bukan tanpa alasan. Langkah itu menjadi simbol komitmen pemerintah daerah untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan Pantura, termasuk mewujudkan Kecamatan Waru sebagai “kota kedua” Pamekasan.
“Sebab akan menaungi kemajuan tiga kecamatan sekitar, di antaranya Pasean, Batumarmar, dan Waru sendiri. Termasuk kecamatan berbatasan seperti Pegantenan dan Pakong,” katanya, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, penguatan Waru sebagai pusat pertumbuhan baru akan berdampak langsung terhadap percepatan pemerataan pembangunan antara wilayah selatan dan utara. Strategi ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan dan membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat Pantura.
Tak hanya itu, Bupati juga menyiapkan kebijakan terobosan dengan menghadirkan ruang khusus di pendopo kecamatan sebagai kantor pelayanan kepala daerah.
“Nantinya akan dijadwalkan kami ngantor juga di utara, masing-masing dua hari, agar warga bisa langsung menyampaikan aspirasi kepada kepala daerah,” tegasnya.
Langkah ini dinilai sebagai pendekatan pemerintahan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan pola tersebut, pemerintah berharap hubungan antara masyarakat dan pemerintah daerah semakin erat.
“Aspirasi dapat terserap lebih cepat, sekaligus memperkuat sinergi dalam pembangunan sektor ekonomi, infrastruktur, kesejahteraan sosial, hingga tata kelola pemerintahan,” pungkasnya.
Apalagi, Wakil Bupati Pamekasan disebut berasal dari wilayah utara, sehingga komunikasi dengan masyarakat Pantura dinilai akan semakin efektif. Safari Ramadan kali ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi momentum penegasan arah pembangunan Pamekasan: Pantura harus maju, tumbuh, dan menjadi motor baru pemerataan daerah. (Yudi)
