Probolinggo, Sabtu 14 Februari 2026 | News Satu- Kondisi memprihatinkan dialami siswa-siswi Yayasan Nurul Islam di Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Dalam proses belajar mengajar, para siswa terpaksa duduk di lantai tanpa meja dan kursi, bahkan menulis pelajaran dengan alas seadanya.
Situasi tersebut mengundang perhatian kalangan pengusaha setempat. PT Anugerah Jaya Megah Probolinggo melalui pemiliknya, Fajrin Sidik Kurniawan, turun langsung memberikan bantuan berupa meja, kursi, tas sekolah, serta beasiswa bagi siswa MI Nurul Islam.
Fajrin menyampaikan bahwa kepedulian terhadap pendidikan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk dunia usaha.
“Ini langkah awal bagi kami. Ke depan, kami berencana menjadikannya kegiatan rutin tahunan demi mendukung kemajuan pendidikan generasi bangsa,” ujar Fajrin, Sabtu (14/2/2026).
Bantuan tersebut disambut haru oleh pihak yayasan. Pengasuh Yayasan Nurul Islam, Nyai Asrifah, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kepedulian PT Anugerah Jaya Megah yang telah membantu meja, kursi, tas sekolah, dan beasiswa untuk anak-anak kami,” ujarnya singkat.
Aksi sosial ini menjadi gambaran nyata bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan sangat dibutuhkan, terutama bagi sekolah swasta yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas.
Kondisi Yayasan Nurul Islam juga menjadi pengingat bahwa pemerataan sarana pendidikan di daerah perlu mendapat perhatian lebih serius. Dukungan berbagai pihak diharapkan mampu membuka akses belajar yang lebih layak bagi generasi penerus bangsa. (Bambang)






