oleh

Diduga Fiktif, Dua Kontraktor Dilaporkan Ke Kejari Kota Probolinggo

News Satu, Probolinggo, Selasa 30 Januari 2018- Warga Kota Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), melaporkan dua kontraktor ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, karena pekerjaan proyeknya tidak sesuai dengan spesifikasi dan diduga fiktif.

Sebab, pekerjaan perluasan dan peningkatan Sarana Rakyat, dengan anggaran Rp184.138.000,- di Dinas PUPR Kota Probolinggo yang pelaksana proyeknya CV Kencono Wungu dan konsultan pengawas CV Setya Laksana tidak ada pekerjaan proyeknya, akan tetapi papan proyeknya ada.

“Papan Proyeknya ada, tapi tidak ada proyek yang dikerjakan pada tahun 2017,” kata Eko Cahyono, warga Jl. Mastrid, Gg. Depag Jrebengwetan, Kecamatan Kedupo, Kota Probolinggo, Selasa (30/1/2018).

Ia mengatakan, pekerjaan perluasan dan peningkatan sarana rakyat di papan nama Jl. Slamet Riadi, Gg. Serang 1 Blok Masjid, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, akan tetapi papan nama tersebut ditaruh di Jl. Mastrid, Gg. Depag, Jrebengwetan, Kecamatan Kedupo.

Hal ini sudah jelas pekerjaan proyek tersebut fiktif, sebab ada papan namanya, akan tetapi tidak ada pekerjaan proyeknya. Oleh karena itu, pihaknya mencabut papan proyek tersebut dan dibawa ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Probolinggo untuk ditunjukkan langsung.

“Saya cabut papan proyek tersebut dan membawanya ke Kejari sebagai bukti pekerjaan proyek tersebut fiktif,” ujarnya

Sementara, Kasi Inteljen Kejari Kota Probolinggo, Herman Hidayat SH mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari warga. Akan tetapi warga harus melaporkan secara tertulis dan pihaknya akan tindaklanjuti persoalan adanya papan nama proyek yang salah tempat.

“Harus laporan secara tertulis, baru kami akan tindaklanjuti dugaan adanya tindak pidana korupsi tersebut,” pungkasnya. (Bambang)

Komentar

News Feed