427

FPTI Kota Probolinggo Bidik SEA Games 2028 Lewat Walikota Cup

News Satu
FPTI Kota Probolinggo Bidik SEA Games 2028 Lewat Walikota Cup
FPTI Kota Probolinggo Bidik SEA Games 2028 Lewat Walikota Cup

Probolinggo, Selasa 5 Mei 2026| News Satu- Kejuaraan Panjat Tebing “Walikota Cup 2026” resmi ditutup di Wall Climbing Center GOR A. Yani, Kota Probolinggo, setelah berlangsung selama dua hari penuh persaingan sengit antar atlet muda.

Ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga pelajar biasa. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Probolinggo menjadikan kejuaraan tersebut sebagai langkah awal menjaring atlet potensial yang diproyeksikan tampil di level nasional hingga SEA Games 2028. Ratusan peserta dari tingkat SD/MI hingga SMP/MTs se-Kota Probolinggo ambil bagian dalam kompetisi yang menjadi sorotan pecinta olahraga ekstrem tersebut.

Ketua Umum KONI Kota Probolinggo, Ir. Zulfikar Imawan atau yang akrab disapa Iwan, mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan event tersebut. Ia menilai kolaborasi antara FPTI, dunia pendidikan, dan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam pembinaan atlet usia dini.

“Ajang seperti ini sangat penting untuk mencetak atlet berprestasi sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di Kota Probolinggo,” ujarnya Selasa (5/5/2026).

Sementara itu, Ketua FPTI Kota Probolinggo, Noer Fathurahman, menegaskan Walikota Cup akan dijadikan agenda rutin tahunan guna memperkuat regenerasi atlet panjat tebing daerah. Menurutnya, Kota Probolinggo kini telah memiliki fasilitas latihan representatif di GOR A. Yani yang dapat dimanfaatkan untuk pembinaan jangka panjang.

“Kegiatan ini akan digelar setiap tahun. Kami ingin menyiapkan atlet panjat tebing yang mampu bersaing hingga SEA Games 2028,” kata Noer Fathurahman.

Ia menilai pembinaan atlet muda harus dilakukan secara berkelanjutan agar Probolinggo mampu melahirkan atlet panjat tebing berprestasi di masa depan. Tak hanya berdampak pada sektor olahraga, event tersebut juga disebut memberikan efek ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di kawasan GOR A. Yani.

“Kegiatan seperti ini juga membantu meramaikan kawasan GOR dan meningkatkan pendapatan UMKM,” tambahnya.

Salah satu pelaku UMKM di area GOR A. Yani, Rohimmah (50), mengaku penjualan meningkat selama kejuaraan berlangsung. Ia berharap Pemerintah Kota Probolinggo lebih sering menggelar event olahraga maupun kegiatan publik di kawasan tersebut.

“Kalau bisa event seperti ini lebih sering diadakan di sini,” pungkasnya.

Kejuaraan Walikota Cup 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga daerah tidak hanya berpotensi melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar. (Bambang)