HUT RI ke-81, Ratusan Pelajar Di Kota Probolinggo Turun Ke Jalan Gaungkan Nasionalisme

Probolinggo, Senin 24 Agustus 2026 | News Satu- Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda pada era digital, ratusan siswa dan santri di Kota Probolinggo memilih memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara berbeda. Sebanyak 300 peserta dari SMKS Raudlatul Malikiyah menggelar pawai kemerdekaan sebagai bentuk nyata menumbuhkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan persatuan bangsa.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, Kelurahan Ketapang, Kota Probolinggo tersebut menjadi simbol bahwa nilai-nilai perjuangan kemerdekaan tetap relevan dan perlu diwariskan kepada generasi muda.

Pawai dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dari halaman SMKS Raudlatul Malikiyah. Ratusan siswa putra berjalan menyusuri kawasan sekitar pondok pesantren hingga mengelilingi permukiman warga yang berbatasan langsung dengan lingkungan pesantren.

Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat karakter kebangsaan di kalangan pelajar sekaligus membangun kebersamaan antara siswa, guru, dan keluarga besar sekolah.

Panitia kegiatan, Dwiyan, menjelaskan bahwa pawai kemerdekaan merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus upaya menanamkan nilai nasionalisme kepada peserta didik.

Menurutnya, momentum kemerdekaan harus menjadi sarana pendidikan karakter agar siswa tidak hanya mengenal sejarah bangsa, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat semangat nasionalisme, serta mempererat kebersamaan antara siswa, santri, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, makna kemerdekaan tidak cukup diperingati melalui seremoni tahunan. Generasi muda perlu mengisi kemerdekaan dengan prestasi, akhlak yang baik, semangat belajar, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Pawai kemerdekaan tersebut turut dihadiri Kepala SMKS Raudlatul Malikiyah, jajaran dewan guru, serta staf sekolah yang mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap semangat perjuangan para pahlawan tetap hidup di tengah generasi muda. Nilai persatuan, disiplin, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap Indonesia diharapkan menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan masa depan sekaligus mengisi kemerdekaan dengan karya dan prestasi.

Di tengah derasnya arus globalisasi, kegiatan berbasis kebangsaan seperti ini dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk memperkuat identitas nasional serta membangun generasi muda yang berkarakter, religius, dan berdaya saing. (Bambang)