oleh

Antisipasi Terjadi Kelangkaan, Pemkab Sumenep Minta Tambahan Kuota Elpiji

News Satu, Sumenep, Sabtu 3 Juni 2017- Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan permintaan tabung gas elpiji ukuran 3 kg, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim), meminta penambahan kuota Elpiji selama bulan ramadhan. Sebab sejak memasuki bulan ramadhan permintaan elpiji mengalami kenaikan, bahkan peningkatan permintaan tersebut akan terjadi hingga lebaran nanti.

“Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan dan kelangkaan elpiji pada bulan ramadhan hingga lebaran nanti, kami sudah berkomunikasi dengan pertamina. Bahkan Pertamina berjanji akan menambah pendistribusian elpiji hingga 28 persen,” kata Kasubag Perekonomian Setkab Sumenep, Suhermanto, Sabtu (3/6/2017).

Ia mengatakan, memang sudah terjadi peningkatan permintaan elpiji sejak awal bulan ramadhan. Akan tetapi hingga saat ini, pihaknya masih belum memiliki angka pasti berapa peningkatan permintaan tabung gas elpiji ukuran 3 kg tersebut.

“Kami belum tahu pasti berapa persen peningkatan dari permintaan tabung gas elpiji tersebut,” ujar Suhermanto.

Namun demikian, kebutuhan tabung gas elpiji ukuran 3 kg pada hari biasanya mencapai 500 ribu, baik untuk wilayah daratan maupun kepulauan. Oleh karena itu, pihaknya langsung melkukan koordinasi untuk mengantisipasi adanya lonjakan permintaan di bulan suci ramadhan ini.

“Saya rasa dengan tambahan kuota ini, tidak akan pernah terjadi kelangkaan tabung gas elpiji di Sumenep,” pungkasnya.

Sementara, pada tahun 2017 Kabupaten Sumenep mendapat tambahan kouta elpiji 6,12 persen atau sekitar 400 ribu tabung dari realisasi tahun 2016 sebanyak 6,02 juta lebih. (Zal)

Komentar