oleh

Bursa Pilgub Jatim, Tiga Nama Mendaftar ke PPP 

News Satu, Sumenep, Kamis November 2017- Memasuki kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur tahun 2018 mendatang, tiga nama resmi mendaftarkan diri sebagai bacagub dan bacawagub dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketiga nama tersebut yakni Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, Syafi’in atau Gus Syaf dan Khofifah Indar Parawansa.

“Ada tiga nama yang mendaftar melalui PPP untuk Pilgub Jatim. Yaitu Gus Ipul, Gus Syaf dan Khofifah Indar Parawansa,” kata wakil ketua DPW PPP Jawa Timur, Norhadi, Kamis (23/11/2017).

Ia menerangkan, dari tiga nama tersebut, dua diantaranya mendaftar melalui DPW PPP Jatim yakni Gus Ipul dan Gus Syaf. Sementara Khofifah Indar Parawansa mendaftar melalui DPP PPP.

Namun demikian, meski sudah ada tiga nama yang resmi melamar, lanjut Norhadi, DPW PPP Jatim belum menentukan sikap siapa figur yang akan diusung partai untuk maju dalam kontestasi Pilgub Jatim tahun depan. Sebab, nama-nama tersebut masih akan digodok di Rapimwil bersama pengurus DPC.

“DPW PPP masih belum menentukan sikap siapa figur yang akan diusung. Nama-nama yang sudah mendaftar masih akan kita godok di Rapimwil dan hasilnya akan disampaikan ke DPP,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam menentukan sikap ini, PPP tidak akan sembarangan dalam mengusung calon. Minimal ada tiga modal besar yang harus dimiliki untuk diusung menjadi cagub cawagub dari partai berlambang ka’bah. Yakni memiliki modal sosial atau jaringan yang luas, modal politik yang kuat karena PPP tidak bisa mengusung calon sendiri dan modal finansial.

“Modal yang terakhir ini tidak bisa dipungkiri. Jawa Timur memiliki 30 juta penduduk, semuanya butuh modal,” tegasnya.

Norhadi menambahkan, kepastian siapa yang akan diusung PPP dalam Pilgub Jatim masih menunggu hasil Rapimwil yang akan digelar akhir bulan Nopember atau awal bulan depan. Figur yang disepakati dalam Rapimwil tersebut akan dilaporkan ke DPP PPP untuk ditetapkan sebagai calon yang diusung partai.

“DPW hanya mengusulkan saja, yang berwenang untuk memutuskan adalah DPP,” pungkasnya. (Ozi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.