News Satu, Sumenep, Minggu 26 Maret 2017- Jelang Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTS dan sederajata membuat sejumlah sekolah di Sumenep, Madura, Jawa Timur harus mempersiapkan siswa-siswinya. Namun demikian persiapan tersebut tidak hanya pada siswa-siswinya saja, melainkan Pengawas UNBK harus juga memahami tentang Informasi Teknologi (IT).

“Persiapan UNBK tahun ini, baik teknis maupun non teknis, sudah tidak ada kendala lagi. Akan tetapi sekolah yang mengirimkan guru pengawas UN harus memahami betul terhadap IT,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Sumenep, Moh. Iksan, Minggu (26/3/2017).

Lanjut Iksan, guru pengawas harus paham IT agar dalam pelaksanaan UNBK nanti mereka bisa membantu siswa jika mengalami kendala dengan perangkat yang digunakan. Namun demikian pihaknya telah melakukan simulasi terhadap sejumlah sekolah sekolah yang terdaftar siap melaksanakan UNBK dan tidak ada kendala.

“Kami telah melakukan simulasi dan tidak ada kendala, bahkan untuk mengantisipasi terjadinya kendala pada saat pelaksanaan UNBK nanti sudah bagian teknisi untuk memperbaikinya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pada pelaksanaan UNBK tahun 2017 ini tidak ada kendala apapun, dan para siswa yang mengikuti Ujian Nasional bisa mengerjakan dengan baik dan lulus.

“Semoga tahun ini pelaksanaan Ujian Nasional berjalan dengan lancar dan semua siswa-siswi di Sumenep lulus dengan nilai baik,” harapnya.

Berdasarkan data yang didapat dari Dinas Pendidikan Sumenep, pada tahun 2017 dari 173 SMP negeri/swasta yang menyelenggarakan UNBK hanya 47 sekolah. Sedangkan Sisanya tetap melaksanakan ujian nasional berbasis pensil dan kertas (UNPK) pada tanggal 2 sampai 6 Mei 2017. (Ozi)

Komentar