News Satu, Sumenep, Kamis 27 April 2017- Kekosongan blangko E-KTP yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya sedikit terpenuhi. Pasalnya, Dinas yang mengurusi administrasi kependudukan di Kabupaten ujung timur Madura itu sudah mendapatkan jatah 10 ribu blangko dari Kementerian pusat.

“Kita mendapat jatah 10 ribu Keping Blangko dari pusat. Hari Rabu (19/4/2017) kemarin kita parani ke Provinsi,” kata kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep, Akh. Zaini, Kamis (27/4/2017).

Ia menjelaskan, banyaknya jumlah blangko yang diterima sudah ditentukan oleh Pusat. Sebab, semua daerah yang ada di Jawa Timur rata-rata mendapat jatah yang sama, yakni 10 ribu keping. Menurutnya, berdasarkan arahan dari pemerintah pusat, 10 ribu blanko tersebut akan diprioritaskan kepada yang sudah melakukan perekaman namun belum memperoleh e-KTP.

“Kita akan prioritaskan yang masuk dalam daftar tunggu. Yaitu masyarakat yang kemarin sudah melakukan perekaman tapi belum menerima e-KTP karena terkendala blanko kosong,” ungkapnya.

Namun, ia mengakui jika jumlah blanko yang diterima tersebut masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah daftar tunggu yang ada. Sebab, hingga saat ini jumlah masyarakat yang sudah melakukan perekaman namun belum mendapatkan e-KTP sebanyak 16 ribu lebih sehingga tidak mencukupi daftar tunggu yang ada.

“Jika dibandingkan memang tidak mencakup semua daftar tunggu yang ada. Mudah-mudahan cepat ada tambahan blanko dari pemerintah,” ujarnya.

Maka dari itu, untuk memenuhi mensiasati hal tersebut, zaini mengaku akan memberikan surat keterangan kependudukan bagi masyarakat yang membutuhkan e-KTP. Termasuk bagi masyarakat yang mengajukan pembuatan ulang karena e-KTP sebelumnya rusak atau hilang.

“Kami harap masyarakat bisa bersabar, sebab itu merupakan petunjuk dan perintah dari Pusat. Sementara untuk yang 10 ribu itu akan langsung kami cetak,” pungkasnya. (Ozi)

Komentar