oleh

Distribusi Naskah UN SMP ke Wilayah Kepulauan Sumenep Rampung

News Satu, Sumenep, Rabu 26 April 2017- Menyongsong pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan sederajat yang tinggal menghitung hari, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengaku telah merampungkan pendistribusian naskah UN ke semua sekolah yang ada di wilayah kepulauan. Termasuk sekolah penyelenggara yang ada di daerah kepulauan terluar seperti Pulau Masalembu dan Pulau Sapeken.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh Iksan, mengatakan, pendistribusian naskah UN ke wilayah kepulauan tersebut dilakukan sejak hari Minggu (23/4/2017) kemarin dengan pengamanan aparat kepolisian. Langkah itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kebocoran soal yang menjadi berkas negara itu. Sementara, untuk sekolah yang berada di wilayah daratan, pihaknya menargetkan besok semua penyelenggara sudah menerima naskah UN.

“Alhamdulillah, naskah UN untuk wilayah kepulauan semuanya sudah terdistribusi,” kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh Iksan, Rabu (26/4/2017).

Ia menerangkan, jumlah total sekolah yang akan melaksanakan UN pada tanggal 2 Mei nanti berjumlah 173 lembaga. Dari jumlah tersebut, 47 diantaranya menyelenggarakan UN Berbasis Komputer (UNBK), sementara sisanya melaksanakan UN dengan cara manual atau berbasis kertas dan pensil (UNKP).

“Di kepulauan cuma satu yang menyelenggarakan UNBK, yakni di Kecamatan Talango, yang lainnya semua di daratan,” ujar mantan Kasi Sarpas Dikmen itu menjelaskan.

Secara umum, untuk persiapan teknis maupun non teknis pelaksanaan UN SMP di Kabupaten Sumenep sudah maksimal. Termasuk melakukan simulasi bagi lembaga yang menyelenggarakan UNBK dan mengkoneksikan dengan server pusat.

“Kita juga sudah mengirim surat ke PLN agar tidak dilakukan pemadaman pada waktu pelaksanaan ujian,” pungkasnya. (Ozi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.