oleh

Ekonomi Kreatif, Yayasan Jhala Sotra Beri Pelatihan Pada Warga Batang-batang Sumenep

News Satu, Sumenep, Senin 1 September 2017- Tingkatkan ekonomi kreatif, Yayasan Jhala Sotra beri pelatihan pada belasan masyarakat di UD Farida, Kecamatan Batang-batang Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim), pada Senin (11/9/2017). Kegiatan yang digelar Yayasan Jhala Sotra ini, bekerjasama dengan BBPPK & PKK Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI.

“Dalam kegiatan ini para peserta diberi pelatihan Inkubasi Outwall Tahap Awal Handycraft/Kerajinan Tangan berbahan lokal, seperti batok kelapa,” kata Ketua Yayasan Jhala Sotra, Abd. Wahed, Senin (11/9/2017).

Pelatihan ini, sambung Abd. Wahed, diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Pelatihan Inkubasi ini akan difokuskan terhadap pelatihan kerajinan tangan, karena usaha kerajinan tangan merupakan usaha produktif yang memiliki pangsa pasar cukup luas

“Pelatihan ini sengaja kami berikan untuk memberdayakan dan merangsang jiwa kewirausahaan masyarakat Batang-batang,” terang

Ia mengatakan, selain untuk memberikan gairah pada ekonomi kerakyatan, tujuan dari pelatihan ini juga untuk menyambut Visit Sumenep 2018. Sehingga pada saat Pemerintah Daerah melaunching program tahun kunjungan wisata tersebut, maka masyarakat sudah siap.

 “Usaha kerajinan tangan saya kira cukup produktif untuk dikembangkan, karena di Batang-batang merupakan salah satu daerah yang menjadi jujukan wisata. Apalagi di tahun 2018 nanti pemerintah daerah ada program Visit Years 2018,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Batang-batang Laok, Haris sangat mendukung program pelatihan yang diberikan kepada masyarakat Batang-batang Laok, pasalnya, pelatihan tersebut akan membantu desa untuk mengembangkan dan memajukan masyarakat didaerah tersebut.

“Pelatihan ini sangat membantu terhadap kemajuan daerah, karena masyarakat perlu untuk dirangsang dalam berwirausaha agar bisa mandiri,” ujarnya.

Sementara Perwakilan Disnaker Kabupaten Sumenep, Farid mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh Yayasan Jhala sotra, sebab bagi Farid, program pelatihan semacam ini ikut membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan keterampilan masyarakat dalam berwirausaha di Kota Sumekar ini.

“Alhamdulillah dengan adanya pelatihan ini diharap bisa membantu dalam mengentaskan angka pengangguran di Sumenep. Dan akan lahir pengusaha-pengusaha baru yang mandiri dan produktif,” harapnya.

Pelatihan ini digelar sejak tanggal 5 hingga 10 September 2017, bertempat di UD Farida Kecamatan Batang-batang. (RN1/**)

Komentar

News Feed