News Satu, Sumenep, Selasa 2 Mei 2017- Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim), terjadi pemadaman listrik hingga satu jam, membuat para siswa panik. Bahkan di SMP Negeri 1 Sumenep, para siswa harus keluar kelas sambil menunggu aliran listrik kembali menyala.

Kepala sekolah SMPN 1 Sumenep, Abd Kifli mengatakan, para peserta UNBK terpaksa harus berada di luar ruangan dan tidak bisa melanjutkan ujian. Sebab mesin genset yang disediakan oleh sekolah dayanya tidak cukup untuk menghidupkan semua komputer yang ada.

“Kami terpaksa menghentikan pelaksanaan UNBK karena genset yang ada tidak kuat. Setelah kami hidupkan, ternyata tidak cukup untuk menghidupkan semua komputer,” kata kepala sekolah SMPN 1 Sumenep, Abd Kifli, Selasa (2/5/2017).

Ia mengaku, pemadaman listrik tersebut sangat mengganggu pelaksanaan UNBK di sekolahnya. Apalagi sebelumnya, tidak ada pemberitahuan dari pihak PLN terkait adanya pemadaman.

“Pemadaman ini tanpa pemberitahuan. Sehingga kami tidak sempat mempersiapkan,” ujarnya.

Kondisi yang sama juga terjadi di SMPN 3 Sumenep. Akibat terjadi pemadaman listrik para peserta ujian dan guru pengawas panik.

“Jelas kita kelabakan mas. Karena pemadaman ini tidak ada pemberitahuan,” kata Zulfikar, Humas SMPN 3 Sumenep kepada wartawan.

Namun, demikian pelaksanaan UNBK tidak sampai terhenti, karena dapat diantisipasi dengan adanya mesin genset yang sudah dipersiapkan.

“Alhamdulillah, pelaksanaan UNBK bisa terus dilanjutkan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, A Shadik, sebelumnya mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kendala saat pelaksanaan UNBK, pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak PLN dan Telkom agar tidak melakukan pemadaman pada saat ujian berlangsung. Sehingga konsentrasi siswa dan pelaksanaan UNBK dapat berlangsung dengan lancar tanpa ada kendala.

“Kita sudah mengirim surat ke pihak PLN dan Telkom untuk mengantisipasi adanya gangguan listrik maupun internet saat pelaksanaan Ujian,” terangnya. (Ozi)

Komentar