oleh

Pemkab Sumenep Akan Bangun Dermaga Dungkek-Gili Iyang

News Satu, Sumenep, Kamis 20 April 2017- Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai melakukan pembenahan terhadap sarana prasarana, baik mulai akses jalan menuju wisata kesehatan, Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, hingga pembangunan Dermaga dari Dungkek menuju ke Gili Iyang.

“Tahun 2017 ini, kami sudah berkoordinasi dengan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) untuk melakukan pembangunan Dermaga dari Dungkek ke Gili Iyang. Sedangkan untuk akses jalan sendiri, kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, karena itu merupakan jalan Nasional,” kata Bupati Sumenep, DR. A Busyro Karim, Kamis (20/4/2017).

Bupati Sumenep dua (2) periode ini mengatakan, dari hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pembangunan sarana prasaran di lokasi wisata Kesehatan mendapatkan prioritas. Sebab lokasi wisata yang memiliki 20, 9 persen kadar oksigennya tersebut, ternyata bukan hanya dijadikan sebuah icon Sumenep, melainkan icon wisata di Jawa Timur.

“Wisata Kesehatan Pulau Gili Iyang dijadikan Icon Wisata Jawa Timur, makanya pembenahan di wisata Kesehatan tersebut mendapatkan prioritas utama, bahkan pembenahan dari Dermaga hingga akses jalan menuju Goa Mahakarya akan ditangani oleh BPWS,” ujar mantan Ketua DPRD Sumenep dua (2) periode ini.

Ia menerangkan, dari sarana prasarana di wilayah kesehatan pulau Gili Iyang, baik dari jalan maupun kebutuhan air bersih sudah dilakukan. Akan tetapi pemerintah daerah kabupaten Sumenep, akan mengemas wisata berbasis keluarga.

Artinya pengelolaan wisata tersebut dikelola langsung oleh masyarakat di Pulau Gili Iyang, seperti masalah penginapan, selain ada Homestay di lokasi wisata, masyarakat juga memberdayakan rumah-rumahnya untuk dijadikan penginapan.

“Jadi ada nilai ekonomis bagi masyarakat, sehingga dampak dari wisata itu sendiri benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ungkap Ketua DPC PKB Sumenep ini.

Oleh karena itu, Pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan terhadap sejumlah destinasi wisata yang ada di wilayah ujung timur pulau garam Madura. Namun demikian hal itu tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah Daerah saja, melainkan juga adanya peran serta dari seluruh elemen masyarakat dalam mensukseskan Visit Sumenep Years 2018.

“Program Visit Sumenep atau tahun kunjungan Wisata ini, tidak lain untuk meningkatkan pembangunan dan perekonomian masyarakat. Sebab dengan menghidupkan destinasi wisata, maka akan berdampaka kepada semuanya, baik dari segi ekonomi maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya. (Roni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.