News Satu, Sumenep, Selasa 9 Mei 2017- Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim), berencana akan melakukan pelebaran di jalan Adirasa, Desa Kolor, Kecamatan Kota. Namun, pelebaran jalan tersebut baru bisa dilakukan setelah para PKL selesai direlokasi.

“Kami akan relokasi PKL di areal terminal lama dulu, kemudian baru akan melakukan pelebaran di jalan Adirasa,” kata Bupati Sumenep, A Busyro Karim, Selasa (9/5/2017).

Bupati mengungkapkan, meski berbagai persiapan sudah siap, namun pelebaran jalan tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu menyusul adanya permintaan dari para pedagang yang ingin tetap berjualan pada saat bulan Ramadhan. Menurutnya, Pemkab tidak boleh menutup mata dengan keinginan pedagang yang sudah berjualan selama lebih dua puluh tahun.

“Sebenarnya semua persiapan sudah dilakukan. Tinggal pelaksanaan untuk pelebarannya. Namun, kita harus menghargai keinginan pedagang yang ingin berjualan pada bulan puasa,” ujar Bupati Busyro.

Lanjut mantan ketua DPRD Sumenep dua periode ini, pelebaran jalan tersebut akan dilakukan di sepanjang jalan Adirasa tembus hingga jalan lingkar timur. Dengan pelebaran tersebut diharapkan dapat menjadi jalan alternatif yang lebar bagi masyarakat untuk menghindari kemacetan.

“Pelebaran jalan tersebut akan dilakukan setelah lebaran,” ujar Bupati Sumenep dua periode ini.

Sementara, terkait anggaran yang digunakan, Bupati menjelaskan proyek pelebaran jalan di sepanjang jalan Adirasa tersebut mendapat alokasi dana dari BPWS. Namun, pihaknya tidak menyebutkan secara pasti berapa jumlah nominal yang dianggarkan untuk proyek tersebut.

“Jalan di Kota biar semakin luas. Sehingga dapat menjadi alternatif jalan yang lebar bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ozi)

Komentar