News Satu, Sumenep, Selasa 4 April 2017- Menyongsong program Visit 2018, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berencana akan menjadikan pesantren sebagai destinasi wisata baru untuk menarik para wisatawan agar berkunjung ke Sumenep. Destinasi wisata pesantren tersebut nantinya akan diperuntukkan bagi para wisatawan yang membutuhkan siraman rohani dari para alim ulama atau kiai.

“Sumenep itu kaya akan pesantren, jadi kita akan membuat salah satu pesantren sebagai destinasi wisata bagi para wisatawan,” kata kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Sufiyanto, Selasa (4/4/2017).

Ia menjelaskan, wisata Pesantren yang saat ini tengah dikonsep itu nantinya akan dikhususkan bagi para wisatawan yang kering rohani. Sebab, selain dapat melihat dan merasakan suasana di pesantren, para wisatawan juga akan mendapatkan siraman rohani dari para kiai yang ada di pesantren. Ia mencontohkan, pihaknya akan mengajak para artis berkunjung ke Sumenep untuk mendapatkan terapi jiwa dari kiai-kiai pesantren.

“Nanti para wisatawan yang berkunjung bisa bermalam disana (pesantren, red), atau hanya sekedar bertamu,” terangnya.

Ia menambahkan, tidak semua pesantren yang ada di ujung timur pulau Madura ini dijadikan sebagai destinasi wisata, akan tetapi pihaknya akan memilih beberapa pesantren yang akan dijadikan percontohan. Ia mengaku sudah mengantongi beberapa kriteria pesantren yang akan dijadikan sebagai tempat wisata, salah satunya dari segi taman dan toilet yang ada.

Selain itu, lanjut mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sumenep ini, destinasi wisata Pesantren juga akan dibuat bervariasi. Baik pesantren yang modern, semi modern dan salaf. Namun, pihaknya enggan menyebutkan pesantren mana yang akan dipermak menjadi tempat wisata.

“Kalau nama pesantrennya jangan dulu. Saat ini masih dalam pematangan, nanti pasti kita jelaskan,” imbuhnya. (Ozi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.