oleh

Pemkab Sumenep Salurkan 14 Ekor Hewan Kurban

News Satu, Sumenep, Rabu 22 Agustu 2018- Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) melakukan penyembelihan dan penyaluran hewan qurban pada Idul Adha 1439 Hijriyah. Hewan qurban tersebut berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN dan BUMD.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Drs. Ahmad Aminollah, M.Si mengatakan, untuk memastikan kesehatan hewan qurban, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan.

“Petugas hanya menemukan 1 hewan qurban kambing betina yang tidak boleh disembelih, sebab sedang bunting atau hamil, sehingga kambing itu diganti dengan kambing baru,” katanya, Rabu (22/8/2018).

Pada tahun ini, jumlah hewan kurban yang berhasil di kumpulkan dari OPD, ASN, BUMD dan BUMN hanya 14 ekor, namun demikian untuk jumlah penerima tidak ada pengurangan, yakni sama dengan tahun lalu.

“Sasaran penyaluran kaum duafa, fakir miskin, pasukan kuning, abang becak, masyarakat sekitar yang berekonomi lemah totalnya sebanyak 500 kupon, selain itu kepada 31 lembaga penyalur masing-masing mendapat 1 ekor kambing dan sebanyak 39 lembaga penyalur masing-masing mendapat 5 kupon. Setiap 1 kupon mendapatkan 1 kilogram daging,” terangnya.

Sementara, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan, dengan penyembelihan hewan qurban dan membagikannya kepada kaum duafa sejatinya adalah salah satu bentuk kepedulian sosial seorang muslim kepada sesamanya yang tidak mampu.

“Melalui Idul Adha ini semoga mampu meningkatkan kualitas diri dalam memperkukuh empati, kesadaran diri dan pengelolaan diri guna melakukan kegiatan sosial untuk berbagi dengan masyarakat kurang mampu,” katanya.

Dia menyatakan, jumlah hewan qurban Idul Adha tahun 2018 ini tidak sama dengan tahun sebelumnya, sebab untuk hewan qurban sapi berkurang 2 ekor.

“Pada tahun lalu jumlah hewan qurban sapi sebanyak 16 ekor namun pada tahun ini sebanyak 14 ekor sapi, untuk hewan qurban kambing jumlahnya sama dengan tahun lalu sebanyak 31 ekor.” imbuh Pengusaha Muda Suskes ini.

Wakil Bupati mengakui, jumlah hewan qurban sapi berkurang karena ASN ada yang berqurban di rumahnya sendiri, sehingga tidak menyerahkan hewan qurbannya kepada pemerintah daerah melalui Dinas Sosial.

“Saya harapkan jumlah hewan qurban tahun selanjutnya bisa bertambah lagi, sebagai bentuk kepedulian sosial ASN Pemkab Sumenep untuk berbagi dengan masyarakat kurang mampu.” tandasnya. (Hodri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.