News Satu, Halo Polisi, Sumenep, Kamis 18 Mei 2017- Sering terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, membuat Polres setempat harus melakukan pengawasan. Pengawasan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya penimbunan BBM bersubsidi tersebut oleh oknum yang ingin mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Kapolres Sumenep, AKBP H Joseph Ananta Pinora mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan terkait adanya kelangkaan BBM jenis premium di sejumlah SPBU. Sekaligus untuk memastikan apakah ada tindakan penimbunan yang dilakukan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab atau tidak.

“Kita akan cek kenapa kok bisa langka. Apakah benar ada penimbunan. Harga jualnya sama atau berbeda,” kata Kapolres Sumenep, AKBP H Joseph Ananta Pinora, Kamis (18/5/2017).

Ia menjelaskan, aksi penimbunan merupakan tindakan melanggar hukum dan dikategorikan dalam pidana. Jika nantinya ditemukan adanya praktek penimbunan, ia mengaku akan mengecek lebih jauh kenapa melakukan penimbunan. Menurutnya, jika alasan yang diberikan bisa diterima, maka pihaknya tidak akan melakukan penindakan.

“Jika benar ada penimbunan, kita cek kembali kenapa ditimbun. Kalau alasannya bisa diterima, kita tidak akan menandakan. Seperti mau dikirim ke kepulauan tapi karena alasan cuaca yang tidak memungkinkan kita akan terima,” ujar Kapolres Pinora.

Namun, jika penimbunan dilakukan untuk meraup keuntungan, pihaknya memastikan akan melakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku. Sebab, aksi penimbunan tersebut merugikan masyarakat. Selain itu, penjual yang terbukti mengoplos atau mencampur bensin yang dijualnya juga akan diberikan tindakan tegas.

“Kita tidak mau masyarakat menjadi korban. Mesinnya rusak karena bensin yang dipakai hasil oplos, atau kesulitan mendapatkan BBM,” pungkasnya. (Ozi)

Komentar