News Satu, Sumenep, Selasa 25 April 2017- Tingkat produksi ikan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tahun lalu mencapai 56 ribu ton. Angka tersebut lebih besar ketimbang target yang ditetapkan pemerintah setempat yakni 46 ribu ton.

“Itu untuk tahun 2016, sedangkan untuk tahun 2017 tentu targetnya lebih besar dari jumlah yang telah kita capai,” kata kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, Arif Rusdi, Selasa (25/4/2017).

Ia menjelaskan, angka tersebut sudah mencakup semua hasil produksi secara keseluruhan. Baik hasil tangkap laut oleh para nelayan maupun hasil budidaya oleh para petani ikan. Namun, pihaknya tidak merinci pembagian hasil produksi ikan dari keduanya.

“Itu sudah keseluruhan. Baik hasil tangkap laut maupun produksi,” ungkapnya.

Sementara, ketika ditanya terkait tingkat konsumsi ikan di Kabupaten ujung timur Madura, mantan kepala Dinas Peternakan setempat ini mengklaim sudah tinggi. Bahkan tingkat konsumsi ikan di Sumenep melampaui tingkat konsumsi Jawa Timur. Jika di Jawa Timur masyarakat yang mengkonsumsi ikan sebanyak 30 kilogram per kapita per tahun, untuk Kabupaten Sumekar mencapai 40 kilogram per kapita per tahun.

“Masyarakat yang mengkonsumsi ikan di Sumenep sudah tinggi. Bahkan melebihi tingkat konsumsi ikan Jawa Timur,” ujarnya.

Ia menambahkan, tingkat konsumsi ikan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal tersebut menjadi bukti kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengkonsumsi ikan semakin meningkat. Sebab kandungan protein yang terkandung dalam ikan sangat baik bagi kesehatan khususnya di usia perkembangan.

Berdasarkan data yang ada, tambah Rusdi, masyarakat yang mengkonsumsi ikan saat ini tidak hanya dimonopoli masyarakat yang ada di wilayah pesisir. Namun sudah merata meskipun di wilayah yang notabeni jauh dari pantai.

“Kami akan terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat mengkonsumsi ikan,” pungkasnya. (Ozi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.