oleh

Seorang Kakek Terjaring Razia Satpol Sumenep Saat Berduan Sama PSK

News Satu, Sumenep, Senin 8 Mei 2017- Jelang ramadan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan razia di sejumlah warung remang-remang. Dalam razia tersebut, petugas Satpol PP berhasil mengamankan N (79) seorang kakek asal Kecamatan Gapura yang pada saat itu berada didalam kamar dengan seorang pekerja seks komersial (PSK), di sebuah warung remang-remang di Desa Bangkal, Kecamatan Kota, Senin (8/5/2017).

“Si perempuan berhasil melarikan diri tanpa sehelai busana saat akan kami tangkap,” kata Kepala Dinas Satpol PP Sumenep, Fajar Rahman, Senin (8/5/2017).

Razia terhadap warung remang-remang ini dilakukan, karena banyaknya laporan dari masyarakat bahwa seringkali dijadikan tempat mangkal para Pekerja Seks Komersial (PSK). Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan pengintaian dan langsung melakukan penggrebekan.

“Kami memang telah lama melakukan pengawasan atau pengintaian terhadap warung yang diduga dijadikan tempat esek-esek tersebut. Alhasil seorang kakek yang terjaring dalam razia ini,” ujar Fajar.

Saat ini, Kakek yang sudah berumur 79 tahun tersebut masih dimintai keterangan oleh patugas Satpol PP. Di depan petugas Satpol PP, kakek yang mengaku hidup sendiri tersebut membayar Rp 50 ribu kepada si wanita.

 “Dia mengaku bayar Rp 50 ribu untuk pegang-pegang saja, karena ternyata alat kelamin si kakek ini tidak on,” terang Kepala Dinas Satpol PP Sumenep ini.

Setelah menjalani pemeriksaan, Kakek yang sudah lanjut usia ini dilepas oleh petugas Satpol PP. Namun demikian si kakek harus menandatangi surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya tersebut.

“Setelah menandatangi surat pernyataan, si kakek kami lepas,” pungkasnya. (Roni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.