oleh

Tahun 2017, Tidak Ada Pembangunan Tambat Labuh Di Gili Labak

News Satu, Sumenep, Rabu 5 April 2017-  Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak akan melakukan pembangunan Tambat Labuh (tambatan perahu, red) di lokasi wisata bahari Pulau Gili Labak, Kecamatan Talango. Hal itu terjadi karena memang tidak dianggarkan dalam APBD Sumenep pada tahun 2017 ini.

Padahal pada tahun 2016 Pemkab Sumenep melalu Dinas Perhubungan telah menggangarkan dana sebesar Rp 500 juta untuk pembangunan tambat labuh di pulau Gili Labak, namun ternyata pekerjaan proyek tersebut tidak dikerjakan oleh rekanan, sehingga harus dilakukan pemutusan kontrak.

“Saya kan baru menjabat di Dinas Perhubungan mas, mungkin setelah ada pemutusan kontrak, pada tahun 2017 pembangunan tambat labuh tidak dianggarkan lagi,” kata Sustono, Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Selasa (5/4/2017).

Namun demikian, tidak adanya penganggaran kembali tersebut, mungkin pemerintah daerah memang tidak merencanakan pada tahun 2017. Akan tetapi angagran tersebut bisa di anggarkan kembali pada tahun 2018.

“Ya kalu memang mau dilanjutkan, mungkin tahun 2018 akan dianggarkan kembali mas,” ujar mantan Asisten I Setkab Sumenep ini.

Sementara, pembangunan tambat labuh (tambatan perahu, red) memang dibutuhkan untuk mempermudah menjadi tambat perahu yang mengangkut para wisatawan yang datang ke pulau Gili Labak. Karena saat ini pulau Gili Labak yang berada di Desa Kombang, Kecamatan Talango mulai diminati masyarakat. (RH)

Komentar