oleh

Tiga Warga Kangean Sumenep Terlibat Perkelahian Gunakan Sajam

News Satu, Sumenep, Selasa 11 September 2018- Perkelahian menggunakan senjata tajam kembali terjadi di Kepulauan Kangean Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim). Kali ini, tiga pria terlibat perkelahian di simpang tiga Desa Duko, Kecamatan Arjasa.

Ketiga warga kepulauan yang terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam (sajam) itu, diantaranya Asnawi (40), Warga Desa Pabian, Kecamatan Arjasa, dengan Aan Wahyudi (22), dan Assan (45), (bapak dan anak red), asal warga Dusun Polai Tenggi, Desa Daandung, Kecamatan Kangayan, Kepulauan Kangean, Sumenep.

“Perkelahian itu bermula saat Asnawi sedang mengendarai kendaraan roda empat untuk mengirim kayu ke Desa Duko, Arjasa. Tapi setiba di lokasi, Asnawi bertemu dengan Wahyudi dan Assan. Terjadilah perkelahian yang diduga sama-sama menggunakan sajam,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen, melalui Kapolsek Kangean, Iptu Karsono, Selasa (11/9/2018).

Akibatnya, Asnawi mengalami luka pada pergelangan tangan kiri bagian depan, hidung, dan bagian dada. Sedangkan Aan Wahyudi mengalami luka pada jari kirinya, punggung dan jempol kanan, dan Assan mengalami luka pada jempol kiri melingkar, tangan kiri memanjang, jari kelingking, tangan kanan, dan luka pada kepala samping kiri.

Kemudian, Asnawi melaporkan kasus tersebut ke Polsek, sedangkan Aan Wahyudi dan Assan melarikan diri ke arah timur dengan menggunakan motor. Namun upaya Aan Wahyudi dan Assan berhasil digagalkan anggota Polsek Kangean.

“Dua orang itu berusaha kabur, dan akhirnya berhasil ditangkap di simpang tiga Desa Pabian,” ujar Kapolsek.

Dalam kejadian ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) yang berupa sebilah celurit panjang milik Asnawi dan sebilah pisau milik Assan.

“Kita juga memintakan VER, mengumpulkan barang bukti serta saksi-saksi di TKP,” pungkasnya. (Syaiful)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.