oleh

Visit Sumenep 2018, Tak Ada Angkutan Bagi Wisatawan Menuju Obyek Wisata

News Satu, Sumenep, Selasa 7 Oktober 2017- Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) mencanangkan program tahun kunjungan wisata (Visit) pada tahun 2018. Namun demikian yang menjadi pertanyaan apakah Pemkab Sumenep sudah siap untuk dengan program tersebut, sebab hingga saat ini sejumlah lokasi wisata masih perlu dilakukan pembenahan baik dari infrastrukturnya maupun sarana prasarana (Sarpas) di lokasi wisata.

Tidak hanya itu saja, hingga saat ini belum ada sarana khusus angkutan bagi wisatawan yang akan mengunjungi obyek wisata. Melainkan para wisatawan harus menggunakan travel khusus atau mencari mobil rental pada saat berkunjung ke Sumenep.

“Dari sarana angkutan saja masih belum siap, dalam artian meski bukan pemerintah langsung yang menyediakan, seharusnya ada beberapa pihak ketiga atau swasta yang diajak kerjasama dalam menyediakan angkutan bagi wisatawan,” ujar Moh. Ramzi Anggota DPRD Sumenep, Selasa (7/11/2017).

Lanjut Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sumenep ini, pihaknya akan memanggil Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, terkait dengan angkutan wisatawan ke obyek wisata. Sebab dengan dibangunnya Taman Jajanan Masyarakat Madura (Tajamara) yang akan dijadikan Rest Area, sudah ada konsep yang matang. Sebab saat bus yang mengangkut para wisatawan akan parkir di Tajamara, jadi sebelum menerapkan itu harus ada angkutan khusus yang bisa mengangkuta para wisatawan ke obyek wisata.

“Kami akan panggil Dinas Perhubungan Sumenep, guna mempertanyakan konsep angkutan yang akan diterapkan pada tahun 2018 ini, sehingga para wisatawan tidak bingung untuk mencari angkutan menuju obyek wisata,” tandasnya.

Ia menambahkan, Untuk ketersediaan angkutan wisatawan tidak perlu menunggu anggaran dari APBD, karena jika konsepnya jelas dan transparan akan banyak pihak ketiga yang siap masuk ke Sumenep menjadi oprator angkutan wisata.

“Pasti banyak pihak ketiga yang siap menjadi operator angkutan wisata, tapi harus jelas dan transparan Pemkab Sumenep,” imbuh Ramzi Anggota Komisi III DPRD Sumenep ini. (Roni)

Komentar