News Satu, Sumenep, Sabtu 1 Arpil 2017- Warga kepulauan Kangean Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendesak pemerintah daerah segera membangun Rumah Sakit di di daerahnya. Sebab selama ini, banyak pasien di Kepulauan Arjasa yang harus dirujuk ke Rumah Sakit di daratan, hal itu terjadi karena tidak adanya dokter spesialis dan kurang lengkapnya peralatan medis.

“Jarak tempuh kepulauan ke daratan cukup jauh, jadi setiap ada pasien yang dirujuk ke rumah sakit di daratan khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” kata Imran Anggota DPRD Sumenep asal kepulauan Kangean, Sabtu (1/4/2017).

Lanjut Sekretaris Komisi IV DPRD Sumenep ini, memang dalam peraturan yang wajib memiliki dokter spesialis adalah rumah sakit (RS), bukan puskesmas. Jadi sudah waktunya pemerintah daerah kabupaten Sumenep menepati janjinya untuk menjadikan Puskesmas Arjasa sebagai Rumah Sakit.

“Memang lahan di Puskesmas Arjasa tidak sampai 1 hektare, sehingga menjadi kendala untuk meningkatkan jadi Rumah Sakit. Akan tetapi kterbatasan lahan tidak harus menjadi alasan utama, karena masih bisa dianggarkan. Bahkan saya siap mendukung rencana tersebut dari sisi anggaran di APBD,” ujar Politisi Partai Hanura Sumenep ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sumenep Fathoni mengatakan ketersediaan dokter spesialis memang hanya berada di rumah sakit saja, bukan di puskesmas.

“Memang aturannya di Rumah Sakit. Untuk rencana pembangunan Rumah Sakit di Arjasa akan kita ajukan tahun ini kok, kami sudah membahasnya dan jika berjalan lancar, Insya Allah 2019 sudah bisa di launching,” jelas Fathoni dengan singkat. (RH)

Komentar