Sumenep, Kamis 12 Februari 2026 | News Satu- Komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan keterbukaan informasi mengantarkan SKK Migas–Kangean Energy Indonesia Ltd. (KEI) meraih penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumenep.
Penghargaan kategori Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tersebut diserahkan dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 PWI di Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura. Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi KEI dalam menjalankan operasional migas yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, sekaligus membangun komunikasi terbuka dengan publik dan insan pers.
Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid, menyatakan penilaian tersebut tak lepas dari berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang fokus pada pelestarian ekosistem pesisir di wilayah operasi KEI. Sejak 2021, SKK Migas–KEI tercatat aktif melakukan konservasi mangrove di kawasan pesisir kepulauan. Kegiatan itu meliputi penanaman ribuan bibit mangrove, transplantasi terumbu karang, hingga pemasangan apartemen ikan sebagai bagian dari pemulihan biota laut.
“Penghargaan ini diberikan kepada korporasi yang tidak hanya mengejar aktivitas usaha, tetapi juga menunjukkan kepedulian lingkungan dan keterbukaan informasi publik. Praktik ini penting di tengah meningkatnya tuntutan transparansi,” ujar Warid, Kamis (12/2/2026).
Tak hanya fokus pada konservasi, KEI juga membangun kemitraan dengan pemuda desa melalui karang taruna, seperti Kartar Persada Desa Sadulang, Bina Muda Berkarya Desa Pagerungan Kecil, dan Kartar Laskar Obor Desa Pagerungan Besar.
Saat ini, dua kawasan pembibitan mangrove dikelola bersama karang taruna di Pulau Sadulang dan Pulau Pagerungan Besar. Pada 2025, KEI turut menggulirkan program Gerakan Lingkungan Bersih, Sehat, dan Asri (LESTARI) di lingkungan pendidikan Pagerungan Besar serta meluncurkan pusat daur ulang (recycling center).
Warid menambahkan, momentum HPN 2026 menjadi refleksi bagi pers untuk terus mendorong praktik-praktik baik dunia usaha agar pembangunan berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat dan lingkungan.
Menanggapi penghargaan tersebut, Manager Public Government Affair KEI, Kampoi Naibaho, menyampaikan apresiasi atas dukungan PWI Sumenep. Ia menyebut penghargaan itu sebagai dorongan moral sekaligus tantangan untuk terus berinovasi dalam program lingkungan.
“Terima kasih kepada PWI yang terus memantau kondisi lingkungan di kepulauan. Ke depan, sinergi pers dan KKKS dalam edukasi lingkungan harus terus diperkuat,” kata Kampoi.
Kampoi menegaskan, perusahaan berkomitmen menjaga transparansi informasi dan membangun komunikasi konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan.
Penghargaan ini sekaligus menegaskan bahwa industri migas di daerah dapat berjalan seiring dengan agenda keberlanjutan, kolaborasi masyarakat, dan keterbukaan publik. (Robet)






