HEADLINENEWSNEWS SATUPEMERINTAHANPEMKAB SUMENEPREGIONALSUMENEP

DPRD Sumenep Menilai Pemkab Kurang Serius Meningkatkan Ekonomi Dan UMKM

1317
×

DPRD Sumenep Menilai Pemkab Kurang Serius Meningkatkan Ekonomi Dan UMKM

Sebarkan artikel ini
DPRD Sumenep Menilai Pemkab Kurang Serius Meningkatkan Ekonomi Dan UMKM
DPRD Sumenep Menilai Pemkab Kurang Serius Meningkatkan Ekonomi Dan UMKM

News Satu, Sumenep, Jumat 17 Mei 2024- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur, secara tegas mendorong pemerintah untuk mengintensifkan upaya dalam meningkatkan perekonomian, terutama pendapatan asli daerah (PAD), serta memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Terbukti, dari 338 IKM yang ada di Sumenep, baru 183 yang mendapatkan fasilitasi sertifikat halal dan legalitas merek. Hal itu terjadi karena tidak adanya anggaran untuk fasilitasi sertifikat halal dan legalitas mereka.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Diskoperindag, Yuliana mengakui, bahwa saat ini tidak ada anggaran khusus untuk program sertifikat halal dan legalitas merek.

“Dalam APBD murni tahun 2024 tidak ada anggaran untuk program sertifikat halal dan legalitas mereka,” ujarnya.

Namun demikian,  pihaknya akan mengajukan dalam  perubahan anggaran keuangan (PAK) 2024 untuk program sertifikat halal dan legalitas merek.

“Mungkin dalam PAK nanti akan kami ajukan,” tandasnya.

Menyikapi hal itu, Irwan Hayat, Sekretaris Komisi II DPRD Sumenep, menegaskan bahwa segala potensi ekonomi harus diperhatikan dengan serius, termasuk peningkatan produk UMKM.

“Ikhtiar ekonomi masyarakat Sumenep selama ini telah dipacu melalui UMKM, tetapi perlu pendampingan maksimal dari pemerintah,” katanya, Jumat (17/5/2024).

Politisi PKB Sumenep ini, menyoroti perlunya dukungan maksimal dari Pemkab Sumenep, terutama bagi pelaku UMKM di wilayah perkotaan maupun pelosok desa. Ia menegaskan bahwa Sumenep telah melahirkan banyak pelaku UMKM yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah.

“Jika pemerintah berkomitmen secara serius, ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara signifikan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Irwan juga menekankan pentingnya pengembangan produk melalui digitalisasi agar UMKM dapat bersaing lebih efektif dengan produk dari luar daerah. Ia juga meminta agar pemasaran produk UMKM dioptimalkan melalui platform digital.

“Pentingnya adalah bagaimana para pelaku UMKM dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” imbuhnya. (Robet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.