Lebaran Hingga Ketupat, Bupati Sumenep Pastikan Aman Dan Lancar

Sumenep, Kamis 26 Maret 2026 | News Satu- Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meningkatkan kewaspadaan menghadapi lonjakan mobilitas saat Hari Raya Idulfitri hingga tradisi Lebaran Ketupat. Fokus pengamanan diarahkan pada kelancaran lalu lintas, perlindungan lingkungan permukiman, serta kesiapan sektor pariwisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan signifikan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa karakter perayaan Lebaran di wilayahnya berlangsung lebih panjang dibanding daerah lain, dengan puncak aktivitas yang dapat terjadi hingga tujuh hari pasca-Idulfitri.

“Perayaan di Sumenep selalu ramai hingga Lebaran Ketupat. Ini berdampak langsung pada arus lalu lintas, keamanan rumah warga, dan lonjakan kunjungan wisata,” ujarnya, Kamis (26/03/2026).

Lonjakan pemudik dan wisatawan menjadi tantangan utama yang diantisipasi pemerintah daerah. Untuk itu, Pemkab Sumenep memperkuat koordinasi hingga tingkat desa guna memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga, khususnya bagi rumah warga yang ditinggal mudik.

“Kami sudah berkoordinasi dengan lurah, kepala desa, dan petugas terkait untuk memastikan pengawasan berjalan ketat,” tegasnya.

Selain pengamanan lingkungan, sinergi dengan aparat penegak hukum juga diperkuat guna menjaga stabilitas selama masa libur panjang. Koordinasi dengan Polres Sumenep dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus mengatur arus kendaraan di titik-titik rawan kemacetan.

Di sisi lain, sektor pariwisata turut menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah memproyeksikan peningkatan signifikan jumlah wisatawan selama libur Lebaran dan Lebaran Ketupat, sehingga kesiapan destinasi menjadi bagian penting dari strategi pelayanan publik.

Dengan langkah antisipatif tersebut, Pemkab Sumenep menargetkan seluruh rangkaian perayaan Idulfitri hingga Lebaran Ketupat dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. (Robet)