Menjelang Hari Jadi Sumenep ke-752, Pemkab Adakan Kontes Bonsai Nasional

News Satu, Sumenep, Senin 25 Oktober 2021- Tanggal 31 Oktober 2021 mendatang, tepat pada hari jadi kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang ke-752. Oleh sebab itu, pemkab Sumenep telah mempersiapkan atau melombakan beberapa agenda dan program untuk memeriahkan hari jadi tersebut, Salah satunya dengan melaksanakan pameran dan kontes yang berskala nasional yaitu Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2021.

Dalam kegiatan ini, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, meminta agar kontes tersebut mempertunjukkan dan melombakan keindahan bonsai cemara udang, sebagai upaya mengenalkan sekaligus menjaga kelestarian tanaman yang dimiliki Kabupaten Sumenep.

“Saya meminta kepada panitia supaya juga ada pameran dan kontes khusus bonsai cemara udang yang perlu dilestarikan oleh masyarakat,” katanya, Senin (25/10/2021).

Pemerintah Daerah menginginkan kelas khusus bonsai cemara udang, alasannya tanaman itu adalah salah satu tanaman potensi di Kabupaten Sumenep yang harus dilestarikan oleh masyarakat.

“Apalagi Kabupaten Sumenep merupakan satu-satunya daerah yang memiliki hamparan hutan cemara udang untuk dijadikan bonsai, sehingga tanaman cemara udang merupakan potensi menjanjikan untuk menghasilkan jenis bonsai yang tidak kalah berkualitas dengan jenis tanaman bonsai lainnya,” tuturnya.

Pihaknya berharap, agar penyelenggaraan pameran dan konter beskala nasional ini harus dipertahankan dan dikembangkan di tahun mendatang, sebagai salah satu daya tarik bagi para penghobi bonsai dari penjuru negeri untuk berkunjung ke Kabupaten Sumenep.

“Kontes bonsai ini, selain merupakan hobi masyarakat yang positif dalam upaya pelestarian alam, sekaligus menjadi salah satu sumber ekonomi kreatif bagi masyarakat,” tuturnya.

Sementara, pelaksanaan Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2021 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-752 Kabupaten Sumenep “Sumekar Bonsai Kontes” dilaksanakan dari tanggal 21 s/d 31 Oktober 2021.

Teguh Doni Efendi, selaku ketua Penyelenggara acara tersebut, mengungkapkan, pameran dan kontes bonsai cemara udang adalah yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia, sehingga Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) pusat, sempat bingung dengan adanya kelas khusus bonsai itu.

“Kami rencanakan dalam waktu dekat untuk melaporkan ke Asia Pacific Bonsai and Suiseki Bonsai Exhibition (ASPAC), bahwa di Kabupaten Sumenep ada spesies bonsai cemara udang,” tandasnya.

Peserta Pameran dan Kontes Bonsai berskala nasional diikuti oleh 672 peserta yang berasal dari berbagai daerah, seperti pecinta bonsai se-Jawa Timur maupun dari Jakarta, Bali dan Padang. Mereka mengikuti berbagai kelas, di antaranya kelas bintang atau utama, kelas regional, kelas madya dan kelas prospek.(Hodri)

Komentar